Saat Semua Terasa Menjenuhkan

0
307

Ibarat sebuah rutinitas, hubungan dapat terasa menjenuhkan

relationship

Seperti sepiring makanan. Awalnya hangat dan lezat terasa. Namun lama-kelamaan, bisa jadi dingin dan memuakkan. Semua hal yang mengalami repetisi memang seperti itu sifatnya. Namanya juga, sudah terbiasa.

Namun saat kondisi ini terjadi pada hubungan Anda, ini bisa jadi masalah besar. Pasalnya, cinta selalu diibaratkan sesuatu yang senantiasa menggelora. Senantiasa berbunga-bunga. Padahal, hubungan percintaan juga sama seperti aktifitas lain. Kalau terbiasa, ya jadi biasa saja.

Sayangnya, baik kita maupun pasangan, tentunya tak mau dicampakkan atas dasar alasan “bosan”. Kesannya, terlalu merendahkan dan kinky. So, banyak pasangan yang akhirnya mencari sejuta alasan yang terkesan dibuat-buat. Hanya supaya putus hubungan tidak didasarkan pada rasa bosan.

Tapi, daripada berbohong, kenapa tidak mencoba variasi agar hubungan senantiasa membara? Seperti saat pertama kali kita bertemu. Lagipula, rasa jenuh juga dapat dihilangkan, dan cinta dapat diperbaharui, kok! Caranya? Here we go…

1Stop rutinitas

Jumat bertemu, makan di kafe. Sabtu bertemu, nonton film. Tiap pagi bercengkrama. Rutinitas seperti ini memicu kejenuhan dalam suatu hubungan.

Untuk itu, sekali-kali, lakukanlah hal yang berbeda. Misalnya, pergi ke tempat-tempat unik, makan di kafe yang lucu, atau sekadar bermain di Dufan. Pergi ke luar kota, let’s say…Bosscha? Boleh. Karena hal-hal baru seperti ini dapat melunturkan rasa jenuh dalam hubungan yang terlalu monoton.

2Ubah perilaku

Biasanya, Anda dan si dia saling melontarkan kata cinta. Atau pujian. Hmm, such a sweet thing, tapi semacam cokelat, kalau dimakan terlalu banyak, akan memuakkan. Coba Anda ubah perilaku, minimal dari Anda sendiri. Kalau sebelumnya Anda terlalu banyak melontarkan kata cinta, maka kali ini cobalah untuk melontarkan kalimat lain seperti ejekan, misalnya.

Bukan bermaksud untuk menyinggung pasangan, tetapi hubungan yang baik adalah when you can act like bestfriend. Tidak perlu saling menganggap diri sempurna, dengan cinta yang bertaburan tidak karuan. Kalau sudah bisa bertingkah seperti sahabat baik, niscaya hubungan Anda akan jauh dari kata jenuh

3“Pergi” saja

Bukan bermaksud untuk meninggalkan dia selamanya. Namun terkadang kita butuh jarak. Untuk sekadar mengenal apa yang sebetulnya kita mau. Juga untuk menumbuhkan kembali perasaan rindu. Yah, semacam personal time.

Tidak perlu menjauh dengan konsep “break dulu ah!” seperti zaman SMA dulu. Mungkin mengurangi intensitas bertemu dan berkomunikasi, supaya rasa rindu bisa kembali tumbuh.

Tapi ingat. Jangan pernah berpikir untuk selingkuh ya. Apalagi bila tak ada alasan khusus, misalnya, si dia terlalu menyebalkan, atau si dia juga tak setia. Karena, kebohongan justru akan membuat hubungan Anda makin runyam.

4Surprise

Kadang-kadang, kita merasa tak perlu memberikan surprise kepada si dia. Maklum, hubungan sudah terlalu lama dan kita sudah tahu baik buruknya. Surprise sih, hanya buat masa pendekatan saja!

Tapi jangan salah. Hal-hal kecil semacam ini justru bisa menjadi semacam trigger yang dapat menaikkan kembali mood dalam hubungan. Cobalah untuk sesekali memberi kejutan dengan datang ke rumahnya sembari membawa hadiah atau masakan. Atau dua tiket pertujukkan yang kalian gemari. « [teks @intankirana | foto ist]

 

SHARE