Kelevra Pakai Kata Sounds Fair untuk Genre Mereka

0
8813

Kelevra, band asal Filipina.

kelevra 2-1

Java Sounds Fair sudah berlalu. Bermacam musisi lintas genre naik ke atas stage untuk unjuk kebolehan di depan para penikmat musik. Di antara sekian banyak musisi internasional yang hadir, ada band indie asal Filipina yang tampil di lobby stage JCC. Mereka adalah Kelevra.

Band cadas asal Manila ini merupakan pemenang Jack Daniel’s Competition di Filipina, sebuah perlombaan musik yang digelar hampir di seluruh dunia. Kelevra beranggotakan JM [vokalis], Flip [gitar], Arvie [bass], dan Kyle [drum]

Kami berkesempatan untuk berbicara bersama Kelevra. Seperti apa keseruannya simak di bawah ini:

ceritakan awal mula band ini terbentuk?
“Band ini terbentuk kira-kira tujuh tahun lalu di sebuah bar di Filipina. Lalu kami membentuk Kelevra, tapi bukan cuma karena kecocokan selera musik. Tapi karena satu sama lain terlihat ‘menggiurkan’. Hahahaha”

dalam bahasa Rusia, Kelevra berarti Ratu. Kalian semua pria, kenapa memilih nama ini?
“Kami mengambilnya dari bahasa Hebrew yang berarti “bad dog“. Mungkin kami cuma band underdog, tapi kami benar-benar seorang bad dog. We’re totally bad..

agak sulit menemukan kalian di YouTube..
“Ya, ada banyak band yang memakai nama Kelevra. Kata kuncinya adalah Kelevra Philipines. Pasti akan ditemukan.”

oia apakah kalian sudah mengeluarkan album?
“Belum, kami masih dalam tahap itu. Awalnya kami bermaksud untuk membuat sebuah EP dulu yang berisi lima lagu.”

wow, kenapa cuma lima?
“Hahahaha, karena sebenarnya sudah lima puluh lagu tercipta. Kami ingin melihat respon dulu dari publik. Rencananya tahun ini EP itu akan rilis.”

tidak banyak band Filipina yang terdengar sampai ke Indonesia. Bagaimana scene musik di sana?
Well, di sana genre musik itu beragam. Sebagian ada yang jauh lebih hebat daripada kami. Tapi memang perlu perhatian lebih untuk membangun industri musik di sana, kami akui. Perlu peran pemerintah juga.”

kalian memainkan banyak genre, mulai dari hard rock, grunge, juga alt. rock.
“Ya, kami pun selalu bingung jika ditanya genre kami itu apa. Setelah diundang main ke event ini, kami menemukan satu nama genre yang menggambarkan Kelevra. “Sounds Fair“. Kami suka itu. Jadi itulah kami. Hahahaha.”

target kalian ke depan apa sebagai band?
“Kami ingin go international dan Indonesia adalah negara pertama yang kami datangi sebagai Kelevra. Ini adalah sebuah awal..”

lalu apa yang kalian lihat dari crowd di sini?
“Jujur kami tidak terlalu terkenal di sini. Tapi melihat mereka bertepuk tangan kepada kami. Ikut bernyanyi dan menggoyangkan badan. Itu sungguh menyenangkan.”

Lalu gantian mereka yang bertanya..

bagaimana dengan scene di sini?
“Wah itu pertanyaan sulit. Di satu sisi scene di sini amat berkembang dengan begitu banyaknya band dan beragamnya genre. Tapi mereka semua juga harus berjuang melawan pembajakan. Belum lagi, media mainstream seperti teve cuma menerima band label dengan genre yang seragam.”

adakah band yang seperti kami di sini? Kami ingin tahu. Bahkan kalau bisa bermain dengan mereka.
“Ada banyak. Misal saja Navicula atau Seringai. Mereka band dengan skill dan sound yang edan! « [teks dan foto @haabibonta]

SHARE