Tur Busana di Atas La Tour Eiffel

0
633

Berfoto di depan Menara Eiffel? Basi! Karena sekarang saatnya fashion show di atas sana.

Hoang_Hai_1_-_model_Jessica_Minh_Anh[1]

Paris dan pagelaran busana bak kakak beradik. Atau mungkin sahabat dekat. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Maka, bila ada berita mengenai fashion show di Paris, hal tersebut tak lagi mencengangkan.

Tapi jika fashion show di puncak Menara Eiffel? Mungkin hanya Jessica Minh Anh yang jadi penggagasnya.

Menara Eiffel, simbol kebanggaan masyarakat Paris yang dulunya dibenci setengah mati. Yap, dibenci lantaran La Plus Belle Vie du Monde, yang tersohor akan gemerlap serta selera tinggi dalam keseharian, harus ‘dikotori’ oleh sebuah menara dari besi ala Gustave Eiffel. Namun lama kelamaan, menara ini justru jadi trademark yang senantiasa mengingatkan orang pada Prancis. Ingin membuktikan kalau sudah jalan sampai Paris? Foto di depan La Tour Eiffel adalah hal yang wajib dilakukan.

Tentunya para fashion-lova sudah tak asing lagi dengan Jessica Minh Anh. Supermodel sekaligus fashionpreneur asal Vietnam ini memang unik. Tak hanya wajah dan dandanannya, tetapi bagaimana ia mengadakan sebuah pagelaran busana. Buat Jessica Minh Anh, pokoknya anti deh, menggelar fashion show yang konvensional. Karena, venue yang digunakan supermodel rambut cepol ini selalu fantastis. Tak hanya di tempat terkenal, tetapi tempat-tempat yang menjadi ikon sebuah negara. Seperti misalnya Gedung WTC,  Menara Petronas, By The Bay’s Skyway, dan London Tower Bridge.

Dan kali ini, Jessica Minh Anh menggelar fashion show di Menara Eiffel. Yap, karena fashion di gedung-gedung mewah Prancis, memang sudah terlalu biasa, sih!

 

jessica minh anh

Mengambil latar Paris, La Ville Lumière, pagelaran busana dibuka dengan koleksi dari Bahraini Powerhouse Dar Naseem AlAndalos, yang ‘berkisah’ tentang kehidupan mewah para wanita Prancis yang elegan. Dengan konsep kecantikan ala Prancis: langsing, elegan, dingin, serta gaun A-Line, mermaid dress, dan slip dress yang terbuat dari wol, velvet, dan sutra. Payet emas yang melintang pada lingkar perut, serta menjadi hiasan pada bagian busana, menekankan kemewahan modern kota cahaya tersebut.

OM Fiore [Omaymah Azzouz] kemudian melanjutkan pagelaran dengan koleksi busana yang bernuansa Eropa-Timur Tengah. Yap, Prancis adalah negara multikultural yang banyak menerima imigran, salah satu yang terbesar adalah imigran Magribain [imigran Arab dari Afrika Utara]. Maka, dalam beberapa sudut Prancis, terutama Paris bagian utara, sentuhan Timur Tengah kental sekali terasa.

Menggunakan busana dasar abaya, Azzouz mengkombinasikannya dengan desain warna-warni yang menunjukkan multikulturalisme, sentuhan pita emas yang lagi-lagi melambangkan cahaya, serta bahan dasar sutra dan beludru yang menunjukkan kemewahan. Seolah seperti melihat sebuah akulturasi budaya asli Prancis dan Arab.

 

jessica minh anh2

Implementasi Prancis sebagai sebuah negara yang asri juga ditunjukkan dalam karya-karya Debaj, perancang asal Qatar. Floral art khas Paris tersulam sempurna dalam organza terbaik dan beludru berkualitas tinggi. Penggunaan warna gelap seolah ingin menegaskan kekelaman musim gugur di Eropa.

 

jessica minh anh3

Sebagai salah satu bagian dari negara frankofon [negara yang menggunakan Bahasa Prancis], Kanada pun turut ambil bagian. Nuansa Amerika asli bergaung di catwalk bersama elemen-elemen menarik semacam gold-beading, abalon, dan beaver tail.

Sho_Sho_Esquiro_and_Jessica_Minh_Anh[1]

Kemegahan pagelaran musim gugur itupun ditutup dengan desainer haute-couture berdarah Vietnam, Hoang Hai. Hai mempersembahkan sebuah transisi lembut gaun serupa awan dari sutra, sifon, dan permainan desain floral, menuju bada sebuah beaded-gowns lengan panjang dengan elemen arsitektural geometris yang transparan.

Hoang_Hai_-_Combination_blue[1]

Adi busana terakhir, yang kental akan nuansa feminim modern, dipersembahkan khusus bagi Jessica Minh Anh. Supermodel yang saat itu tampil unik dengan sanggul rambut berbentuk La Tour Eiffel ini terlihat seperti sebuah ruh musim gugur-dingin yang distant, tetapi elok.

Hoang_Hai_and_Jessica_Minh_Anh_-_The_Finale[1]


Jadi, selain tampil di sisi Prancis yang berbeda, pagelaran besutan Minh Anh ini juga merekam makna Prancis lewat sisi busana yang unik. « [teks @intankirana | foto J-Model Management]

SHARE