Branché Bistro

0
898

Perpaduan berbagai rasa dalam sebuah sajian kuliner

Unsur besi dan warna kelabu yang dominan menyambut kita sesampainya di Branché Bistro. Tempat makan di bilangan Senopati, Jakarta Selatan ini memang didesain seperti itu. “Untuk menonjolkan kesan Prancis pada masa revolusi industri,” ujar Widi Kusuma Purwanto, sang pemilik.

Besi tak hanya tampak di bagian luar. Ketika masuk ke bagian dalam resto tiga tingkat ini, unsur besi kian kentara. Jajaran meja tamu dan kursi keseluruhannya terbuat dari besi. Tak hanya itu, tangga menuju lantai dua dan lantai tiga pun juga terbuat dari besi.

Struktur bangunan Branché Bistro memang dibuat demikian, untuk mengedepankan konsep Prancis. Kesan Menara Eiffel dapat Anda temukan di balkon lantai dua, dengan atap yang dibuat tembus pandang. Rasanya tak banyak resto di bilangan Senopati yang menyediakan tempat dan view seperti ini. Saat Anda naik ke lantai tiga –yang saat Ghiboo berkunjung masih dalam tahap renovasi– juga punya kejutan pemandangan. Atmosfer attic amat terasa di sini. Belum lagi dengan rencana memperindah roof top yang tengah mereka kerjakan. Rasanya tak sabar untuk hangout di sana.

Kembali ke lantai satu, tak jauh dari meja tamu, Anda akan menemukan spot terbaik bistro ini, yaitu sebuah bar yang menyediakan berbagai macam cocktail dan mocktail dengan rasa terbaiknya. Selain itu, Anda dapat menyaksikan aksi sang bartender dalam meracik bahan-bahancocktail.

Menu cocktail memang jadi andalan bistro yang baru menggelar soft opening pada awal Agustus lalu. Salah satu menu jawara mereka adalah White Chocolate Martini.

BRANCHE

White Chocolate Martini adalah racikan cocktail yang terdiri dari cokelat putih, vanilla, dan martini. Saat pertama kali minuman ini disajikan, minuman ini terlihat sangatplain karena didominasi warna putih. Tapi, tunggu dulu. Jangan pernah menilai sesuatu dari luarnya saja. Karena minuman ini ternyata tak se-plainwarnanya.

Saat Anda menyesap minuman ini, yang pertama akan Anda rasakan adalah rasa susu dari white chocolate yang sangat kental terasa di mulut Anda. Kemudian, rasa susu tersebut perlahan menghilang digantikan dengan sensasi martini yang terasa saat minuman ini melewati tenggorokan Anda. Lembut namun menggigit.

Selain cocktail –yang daftarnya bisa cukup panjang– bistro ini juga menyajikan menu mocktailyang tak kalah dahsyat menggoyang lidah Anda. Menu mocktail yang patut Anda coba adalah Strawberry Mint Collar.

Saat minuman ini memenuhi rongga mulut, Anda akan merasakan perpaduan rasa manis dan asam strawberry bercampur rasa mint yang pedas namun fresh. Kesegarannya kian terasa saat minuman tersebut perlahan-lahan melewati tenggorokan Anda. Sangat pas dinikmati saat siang hari ketika matahari menyengat.

Bagi G-Readers pencinta kopi, Branché Bistro juga menyajikan kopi yang berbeda dengan kopi lainnya, yaitu Butterscotch Coffee. Minuman ini merupakan perpaduan rasa pahit kopi dengan sensasi creamy dari butter. Paduan kopi dan butter-nya akan lebih terasa jika dinikmati dalam keadaan hangat.

Setelah membicarakan minuman, rasanya kurang lengkap jika kita tak membicarakan makanan. Makanan yang disajikan resto ini kebanyakan bercita rasa Eropa dan Prancis, sesuai konsep restoran ini. Branché Bistro memiliki beberapa menu andalan yang terbagi dalam tiga jenis sajian:appetizers, main dish, dan dessert. Mari kita mulai.

BRANCHE

Sajian pertama, dibuka dengan Brioche Avocado and Crab yang terdiri dari roti brioche –sejenis roti gandum yang lembut, dan diberi daging kepiting dicampur dengan garlic dan mayonaise, serta alpukat. Rasanya? Jangan ditanya. Campur aduk dan membuat sensasi tersendiri di lidah. Rasanya perpaduan rasa asin gurih dari daging kepiting dengan rasa tawar dan creamy dari alpukatnya. Bukan hanya itu, ada tambahan rasa asam dari tomat ceri yang semakin memperkaya rasa hidangan pembuka ini.

Untuk main dish, Anda bisa memesan menu Stuffed Chicken Breast. Sajian ini berbeda dengan dada ayam lainnya. Pada gigitan pertama, Anda akan merasakan renyahnya tepung panir di lapisan terluar dari dada ayam dan lembutnya daging ayam. Kemudian, pada gigitan kedua, Anda akan menemukan kejutan, yaitu berupa spinach yang sudah di-mix dengan mayonaise dan di-flavour agar lebih terasa rasa creamy-nya.

Salah satu keunggulan menu Stuffed Chicken Breast ini adalah sausnya yang creamy dan gurih meleleh di mulut Anda. Saus tersebut bernama pom puree yang terbuat dari kentang yang di-blender, kemudian dicampur dengan clarified butter. Rasanya akan menimbulkan sensasi tersendiri di mulut Anda.

Yang juga jadi andalan dari Branche ini adalah Filet Mignon. Hidangan ini adalah tenderloin steak yang disajikan dengan tingkat kematangan medium well menggunakan daging Black Angus yang dibumbui wine sauce. Wine yang digunakan adalah jenis burgundy karena akan lebih membuat rasa masakan menjadi lebih tajam. Fillet Mignon disajikan dengan kentang, asparagus, serta caramelize mushroom.

BRANCHE

Jika G-Readers tidak makan daging merah, menu ini bisa jadi pilihan: Honey Glazed Salmon. Untuk menu yang satu ini, sang chef menggunakan Norwegian Salmon yang memiliki tekstur daging yang lebih lembut. Salmon tersebut kemudian di-marinate dengan madu sehingga menimbulkan sensasi manis dan asin saat di mulut.

Honey Glazed Salmon disajikan dengan mashed potato dan creamy spinach yang semakin membuat gurih rasa masakan tersebut.

So, G-Readers, ingin merasakan perpaduan rasa yang meledak-ledak di mulut? Datang dan buktikan sendiri di Branché Bistro. Temukan cita rasa Prancis yang akan menari-nari di lidah Anda« [teks @ratihwinanti | foto @bagusdimsum]

Branché Bistro
Alamat Jalan Senopati No 33, Jakarta Selatan
Telepon 021 573 4448
Jam buka 11:00 – 24:00 [Senin-Kamis, Minggu], 11:00 – 02:00 [Jumat-Sabtu]
Instagram branchebistro
Twitter @BrancheBistro

SHARE