MindSlim Challenge Diary – Day 4

0
642
Penyebab Wanita Sulit Langsing

Hari keempat saya mengikuti program MindSlim Challenge.

Jakarta, 18 November 2014

Dear G-Readers,

Telat bangun hari ini mempersembahkan lupa segala-galanya!

Waktu menunjukkan pukul 07.30. Biasanya saya sudah bangun pukul 06.30. Entah mimpi apa saya semalam, hari ini membuat saya malas cepat-cepat. Meskipun saya tidak sempat mendengarkan CD Hypnolangsing hari ini, saya tetap menyempatkan diri untuk mirroring.

Segala pujian serta penerimaan saya terhadap bagian-bagian tubuh yang ingin dilangsingkan pun dimulai. Prosesnya sama seperti kemarin, seperti ‘Wajah saya tirus. Double chin saya hilang. Perut saya rata. Pinggul saya naik. Paha saya mengecil.’ Tak lupa saya juga memberikan apresiasi kepada bagian-bagian tubuh yang saya inginkan, seperti, “Saya menerima wajah ini. Saya menerima leher ini. Saya menerima perut ini. Saya menerima perut ini. Saya menerima pinggul ini. Dan saya menerima paha ini,” ujar saya di depan cermin di kamar mandi yang sebenarnya hanya cukup sampai sepinggul.

Setelah bersiap-siap, saya pun berangkat menuju kantor. Waktu yang sempit membuat saya lupa sarapan. Sama seperti kemarin, saya meletakkan kendaraan di parkiran Al-Azhar dan jalan kaki menuju shelter bus TransJakarta. Untungnya, di depan pagar sudah ada tukang kue langganan. Saya pun membeli dua buah ketan dengan topping kelapa berbumbu yang lezat. Tak lupa saya juga memesan susu kedelai yang nikmat darinya. Keterburu-buruan ini membuat saya lupa memulai runtastic sehingga saya lupa menghitung langkah. Ya, saya pikir langkah saya samalah seperti kemarin, yaitu 548 langkah.

Setelah tiga jam berlalu. Saya memutuskan untuk makan siang bersama teman dari kantor lama. Melihat lift masih sangat lama terbuka. Saya pun meniatkan diri untuk turun melalui tangga darurat. Ya, kalau dihitung-hitung, saya masih berhutang dalam menghitung langkah kaki di pagi hari. Tak lupa saya menyalakan aplikasi untuk menghitung langkah tersebut. Sesampainya saya di tempat makan, langkah menunjukkan angka 600-an.

Sesampainya saya di tempat makan tersebut, mie ayam menjadi menu makan siang saya. Meskipun sudah memesan dengan porsi setengah, ternyata setelah dihindangkan porsinya masih cukup banyak. Untung, saya mengikuti kata hati dan menahan diri supaya tidak terlalu kenyang.

Setelah dikonfirmasi ulang, eh ternyata abangnya lupa dan memasukkan satu porsi mie ayam. Fyuh, untung saya hanya makan setengah porsinya saja. Setelah makan, kami pun beranjak ke kantor masing-masing. Saya pun menghitung langkah kaki, pulang pergi kantor dan tempat makan, bisa mencapai 1.478 langkah!

Segalanya berjalan normal, sampai pada akhirnya seorang sahabat mengucapkan salam perpisahan. Emosi saya pun meluap. Ya, seharusnya saya menarik nafas dan mengkaji permasalah di hati dan mencari solusinya, dan self hypnosys agar tidak melarikan diri ke makanan. Ketika pulang ke rumah dan melihat keripik pisang cokelat. Saya mengaku tak tahan. Pertama lima keping dan akhirnya sepuluh keping habis. Huhuhu…. Saya terjebak emotional eating!

Ya untuk misi hari ini, mungkin bisa dibilang sedikit gagal karena tidak bisa stop craving. Doakan semoga besok saya bisa lebih baik lagi ya G-Readers! « [teks @fffionayh | foto ??]

SHARE