Earnight 2014, persembahan 10 tahun bermusik Endah N’ Rhesa

0
848
EndahnRhesa membuka acara .

Endah N’ Rhesa juga merayakan 5 tahun pernikahan mereka.

“Yesss! Selamat datang di Earnight 2014!”

Kalimat itu lantang terucap dari mulut Endah N’ Rhesa saat membuka pertunjukan musik di sore hari itu. Acara dimulai tepat pukul 16.00. Earnight 2014 –nama gelaran itu– diselenggarakan atas dasar kreativitas Endah N’ Rhesa untuk merayakan 10 tahun mereka berkarya serta 5 tahun pernikahan mereka.

Mungkin mayoritas masyarakat Jakarta di sore itu sedang berjibaku dengan macetnya jalanan Jakarta di hari Jumat. Namun, bagi sebagian orang yang sudah berkumpul di Payon Kemang, sore itu menjadi sore yang amat menyenangkan.

Di samping turut merayakan 10 tahun Endah N’ Rhesa berkarya serta 5 tahun pernikahan mereka, sore yang berhias derai hujan itu menjadi sore yang mendayu-dayu. Mengapa? Pasalnya, acara ini akan dipadati dengan musisi-musisi yang mempunyai suara titisan surga.

Setelah chit-chat dengan Endah N’ Rhesa, musisi pertama yang membuka pertunjukan musik kali ini adalah The Analyst Band. Band indie ini membawakan sekitar 4 lagu untuk menghibur para penonton di wooden stage. Setelah itu ada Firzio, Merah, dan Blotymama yang digawangi Teddy Adhitya yang turut memeriahkan acara ini. Andre Harihandoyo Trio tak kalah seru membawakan beberapa lagu untuk penonton di wooden stage. Setelah itu break Maghrib dan acara rehat sekitar 30 menit.

Bonita & The Husband
Bonita & The Husband

Setelah break Maghrib, Payon semakin dipadati pengunjung yang baru tiba. Area yang tadinya masih sedikit lenggang sekarang mulai terisi. Tak menunggu lama, Bubugiri langsung menaiki garden stage yang terletak di bagian taman. Panggung tersebut ternyata sudah dikelilingi dengan banyaknya penonton. Hujan tak menghalangi mereka untuk tetap setia berdiri di area taman ini. Bubugiri pun membawakan sekitar 4 single milik mereka sendiri.

Kembali ke wooden stage, ternyata di situ Endah N’ Rhesa telah siap mendendangkan musik mereka. Semua penonton yang tadinya berada di arena taman berbondong-bondong masuk ke area wooden stage. “I always be here, waiting for you, comin’ back home”. Penggalan lirik itu seketika memecah suasana adem di Payon yang awalnya hening menjadi hiruk pikuk. Para penonton pun langsung ikut bernyanyi mengikuti lirik selanjutnya. Lagu pertama ini bertitel “Wish You Were Here”.

Menurut pengakuan Endah N’ Rhesa, lagu ini bercerita tentang sepasang kekasih yang sedang melakukan hubungan jarak jauh. Adapun lagu kedua yang mereka nyanyikan adalah “When You Love Someone”. Lagu yang membuat mereka meroket hingga sekarang.

Endah dan Bonita
Endah dan Bonita
Bubugiri
Bubugiri

Di sisi lain ternyata telah siap Bonita & The Hus Band yang manggung. Ada fakta unik yang terjadi di garden stage kali ini. Di akhir lagu Endah N’ Rhesa memberikan Bonita sebuah gitar kecil sebagai hadiah. Gitar kecil itu bertuliskan “Bonita & The Hus Band” serta Earnight 2014. Dengan spontan mata Bonita dan Endah berkaca-kaca. Tak terbendung lagi, air mata Endah akhirnya jatuh karena tak kuasa menahan haru atas pertemanan mereka yang telah terjalin sekian tahun.

Classmate Journal, Adhitia Sofyan, MarcoMarche dan Float juga hadir memeriahkan Earnight 2014 ini. Semakin malam suasana Payon semakin padat. Semua penonton telah berkumpul di garden stage untuk menyaksikan penampilan Tulus dan Payung Teduh. Tepat pukul 11.00 malam Tulus keluar dari persembunyiannya dan berdiri di atas panggung.

Sapaan “Haii, selamat malam” membuat para penonton yang mayoritas perempuan berteriak histeris melihat tulus keluar. Diorama dijadikan sebagai lagu pembuka, diikuti dengan “Bumerang”, “Gajah”, “Teman Hidup”, “Kisah Sebentar”, “Tuan Nona Kesepian”, “Sepatu”, dan diakhiri dengan manis lewat tembang “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”. Selesai menghibur para penonton Tulus langsung pergi meninggalkan venue.

Float
Float

Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Payung Teduh sebagai band penutup kali ini membawakan lagu-lagu andalannya. Di antaranya “Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan”, “Resah”, “Menuju Senja”, “Angin Pujaan Hujan”, “Tidurlah”, dan “Berdua Saja”. Setelah selesai memainkan semua lagu, para penonton sontak berteriak “Lagii…lagi…” Namun, malam yang sudah larut membuat acara tersebut harus segera berakhir.

Acara ini pun sukses membawa semua penonton larut dalam suasana senang, haru, dan bahagia. Terlihat dari raut wajah para penonton yang sumringah saat meninggalkan tempat acara. Hampir 8 jam acara ini diselenggarakan dan di setiap panggungnya selalu memberikan kejutan akan performance yang tampil. Pertunjukan musik ini pun selesai sekitar pukul 12.00 malam. « [teks Venesia Nathalia | foto Krisna Pratiwi]

Tulus
Tulus
The Comments:

Bonita [Bonita & The Hus Band], musisi,[email protected]
Seneng banget malem ini bisa main di Payon untuk acara Earnight yaitu adalah 5 tahun pernikahan Endah N’ Rhesa dan 10 tahun perjalanan karier mereka berdua. Saya bangga sekali bisa main malam hari ini di sini sebagai kawan baiknya mereka berdua. Kami berharap apa yang mereka bangun di Pamulang dengan Earhousenya itu terus berjalan dan terus menyebar dan terus memberikan hal-hal yang positif.

Bubu [Bubugiri], musisi,[email protected]
Yak, selamat buat Endah N’ Rhesa, semoga semakin jaya, semakin mesra. Dan semakin menebarkan kemesraan khususnya buat orang-orang yang kayak saya ya, jomblo maksudnya, hahaha..

Mas Is [Payung Teduh], musisi,[email protected]
Yang pastinya buat Endah N’ Rhesa sehat dulu, jadi bisa bikin karya terus, sukses terus, terus berkah buat semua usahanya. Itu sih yang paling penting. Gue selalu ngedoain orang siapapun itu, terutama mereka. Oh iyaa!! Keluarganya semoga semakin sakinah. Iya dong itu keren dong.. «

Bonita
Bonita
The Analyst
The Analyst
SHARE