The best party madness on It’s The Ship, Asia’s largest festival on a cruise

0
1138

Hard Rock FM mendapatkan kesempatan untuk meliput It’s The Ship.

Pernah membayangkan pesta di atas kapal pesiar mewah, menyaksikan parade DJ handal selama empat hari empat malam, menyantap hidangan buffet dua puluh empat jam sekelas hotel bintang lima, berkegiatan outdoor seperti golf dan panjat tebing, yang semuanya bisa dilakukan di atas kapal pesiar, dan berbagai aktivitas menarik lainnya?

Hard Rock FM mendapatkan kesempatan untuk meliput It’s The Ship, festival musik terbesar di atas kapal pesiar di Asia, yang berangkat dari Singapura menuju pesta pantai di Langkawi, Malaysia, 21-25 November 2014.

Saya bersama dua orang penyiar Hard Rock FM Jakarta, Rian Ibram dan Rani Sutari, beserta seorang teman Hard Rock FM yang kami ajak dari kalangan pubic figure Kelly Tandiono, bertolak dari Marina Bay Singapura dengan kapal pesiar Voyager Of The Seas dari Royal Carribean Cruise.

Day 1

Kami menginjakkan kaki pertama kali di atas Voyager Of The Seas jam tiga sore hari waktu Singapura. Kapal pesiar ini sungguh atraktif, mewah dan sangat menarik. Think Titanic in a more fancy, glorious and modern way.

Terdiri dari 12 lantai, kami benar-benar tidak merasakan seperti sedang berada di atas kapal pesiar. Rasanya seolah-olah berada di sebuah hotel besar yang mewah, dengan gaya one stop entertainment kelas A, dengan 2700 tamu yang datang dari Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Australia dan negara-negara lainnya.

Kapal pesiar ini memiliki pusat perbelanjaan dengan merk-merk mewah, restoran dan café, kasino, video arcade, spa, pusat kebugaran, perpustakaan, teater, tempat-tempat aktivitas outdoor seperti mini golf, area panjat tebing, lapangan basket, flowrider (sarana untuk berlatih selancar), dan kabin kamar tidur yang sangat nyaman.

Lapangan basket dan area panjat tebing
Lapangan basket dan area panjat tebing

Penampilan para DJ berlangsung di beberapa tempat, yaitu Main Deck (dek utama kapal yang terletak di lantai 11), Hot Tub (panggung kecil yang dikelilingi dua buah Jacuzzi dan area kolam renang mini, sehingga kita bisa menyaksikan penampilan DJ sambil berendam di dalam Jacuzzi dan duduk di tepi kolam renang, loaksinya di sebelah Main Deck, juga di lantai 11), dan Studio Bass (sebuah bar underground di lantai 12).

Jam sepuluh malam party di atas kepala pesiar ini diawali dengan DJ set dari Bangkok Invaders. Jam 10.30 malam Voyager Of The Seas berangkat menuju Langkawi, Malaysia, perjalanan ini memakan waktu dua hari.

Setelah penampilan Bangkok Invaders, Rave Republic tampil sebelum akhirnya jam satu dini hari penampilan yang paling dinantikan untuk hari ini hadir, yaitu DJ set Basement Jaxx, yang nampaknya sangat mengerti scene musik elektronik di Indonesia, mereka memainkan house dan electronic tanpa memprioritaskan EDM seperti DJ-DJ Asia lainnya yang turut berpartisipasi dalam acara ini.

Mungkin yang paling menikmati penampilan Basement Jaxx hari ini adalah orang-orang Indonesia, sementara orang-orang dari negara-negara Asia lainnya seperti Singapura, Malaysia dan Thailand mungkin lebih menikmati EDM. Party hari ini ditutup dengan penampilan Crookers dan Bate yang berakhir jam empat dini hari.

The Ship
Day 2

Party di hari kedua dimulai sejak jam dua siang dengan penampilan DJ Patricia K. Keluar dari kamar di lorong kabin masing-masing, kami sudah disambut dengan musik house dan elektronik yang membuat kami merasa seperti menginap di sebuah kelab malam dua puluh empat jam dengan hiburan yang tak ada habisnya.

Felix Burton dari Basement Jaxx kembali hadir dengan penampilan DJ set nya pada jam lima sore setelah sebelumnya Alex Metric mengisi panggung Main Deck.

Hari ini penampilan yang juga menarik adalah Aeroplane di Hot Tub, disusul dengan penampilan puncak dari Dash Berlin pada jam dua belas tengah malam, dengan genre trance dan diguyur hujan, dan pada saat ini kami benar-benar tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar sama sekali, karena sinyal telpon seluler mati dan wifi tidak bekerja, karena kami benar-benar berada di lautan lepas. Di hari kedua ini selama nyaris dua puluh empat jam kami pun terputus dari kegiatan update media sosial dan sinyal seluler hilang total.

Day 3

Hari ketiga Voyager Of the Seas merapat di Langkawi, Malaysia. Sinyal telpon seluler hadir kembali. Kami turun dari kapal dan menaiki bis yang telah disediakan menuju private beach party, jaraknya hanya sepuluh menit berkendara dari tempat kapal berlabuh.

Jam empat sore di Langkawi private beach party ini kami dihibur oleh penampilan Aeroplane, Alex Metric, Troopkillaz dan ditutup dengan Lil Jon jam delapan malam.

Empat jam pesta pantai yang menyenangkan, tak ketinggalan menyaksikan matahari terbenam dan beberapa orang yang mencoba para sailing.

Kembali ke Voyager Of The Seas, di atas kapal telah menanti deretan line up DJ yang terbagi di dua area yaitu Main Deck dan Studio Bass, yang masing-masing diisi oleh Kryoman, SBCR, Sick Individuals, Aly & Fila, Baxx Extra Hard, Bass Agents, DBSTF dan ISMC, yang bermain mulai jam sepuluh malam sampai empat dini hari.

Menuju private party beach
Menuju private party beach
Day 4

Hari terakhir di Voyager Of The Seas, sejak pagi hari kami telah diberikan selebaran info di kabin masing-masing bahwa malam ini akan diadakan gala dinner di restoran terbesar di dalam kapal ini, dan para tamu diharapkan memakai kostum formil untuk dua jam acara ini. Think Titanic gala dinner meets Great Gatsby party.

Gala dinner berlangsung jam tujuh malam, dengan para tamu yang malam ini tiba-tiba berubah dengan kostum dan atribut ala bangsawan setelah tiga hari sebelumnya berkostum turis di musim panas.

Jamuan makan malam terdiri dari three courses meal, berbagai pilihan appetizer, main course dan dessert yang bisa dipesan sebanyak mungkin, sekenyang perut masing-masing, dan semuanya lezat sempurna, standar makanan hotel bintang lima.

Malam terakhir diisi oleh penampilan Sasha Grey (yes the Sasha Grey, you can google it if you have no idea who she is), Kim Kat, Louisahhh!!! dan CHVRCHES.

The Ship

Penampilan Sasha Grey di Main Deck terbuka untuk tamu, genre yang dimainkannya hanya seratus persen EDM mengikuti selera para tamu Asia, sementara Kim Kat lebih memainkan musik yang variatif mulai dari electro, progressive dan EDM, ditutup dengan Louisahhh!!! yang memainkan techno dan electro.

Sementara itu Sasha Grey beranjak ke area private party yang tertutup untuk umum, yang bisa masuk ke private party ini adalah para tamu VIP yang membeli kabin termahal, mereka yang mendapatkan undangan terbatas, bahkan jurnalis dan kalangan media tidak semuanya mendapatkan akses untuk meyaksikan penampilannya di sini.

Kami beruntung mendapatkan akses untuk menyaksikan Sasha Grey dengan techno session nya di private party ini selama satu jam, mulai dari jam dua belas malam sampai satu dini hari.

Four unforgettable nights on It’s The Ship, the best party madness I ever experienced on a fancy cruise. Get the experience and look for the next cruise on www.itstheship.com. « [teks & foto Prita Prawirohardjo]

SHARE