The Overtunes kompak memilih GIGI sebagai role model

0
935
The Overtunes

“Mungkin dari prinsip mereka [GIGI] yang hampir sama dengan kita…,” ujar Mada.

Grup musik The Overtunes baru saja merilis mini album dengan single andalannya, “Dunia Bersamamu”. Uniknya, single kedua mereka ini merupakan lagu terjemahan dari lagu berjudul “Two by Two” karya Hayden Bell. → cerita selengkapnya tentang mini album mereka.

Grup ini digawangi tiga bersaudara Mada Emmanuelle Brahmantyo, Reuben Nathaniel Brahmantyo , dan Mikha Angelo Brahmantyo. Sejak kecil mereka sudah dikenalkan alat musik oleh kedua orang tuanya, Lans Brahmantyo dan Yvonne Hubner Imelda. Bagi mereka, musik itu adalah tentang “Passion”. Musik itu adalah segala-galanya bagi mereka.

Music Chord

Role model dari the Overtune untuk bermusik

Setiap musisi pasti memiliki role model mereka dalam bermusik. Begitu juga dengan The Overtunes yang ternyata diam-diam mengidolakan grup band asal Indonesia, GIGI. Lucunya, saat pertama kali ditanya mengenai role model mereka, dengan lantang mereka bertiga menyebut nama GIGI. Alasan Mada, Reuben dan Mikha memilih GIGI karena prinsip grup bandnya sama dengan The Overtunes.

Mada: “Mungkin dari prinsip mereka yang hampir sama dengan kita. Selain itu mereka sudah bertahun-tahun masih tetap solid. Mereka juga merupakan inspirasi besar buat kita, karena jangan selalu mikirin terkenalnya saja tapi kalau dari musiknya bagus, ya semua orang akan suka.”

Reuben: “Aku juga sama dari Indonesia GIGI, karena pertama kali ketemu langsung nemuin ‘oh contoh kita harus kaya mereka’. Setiap member band memang punya idealisme masing-masing tapi mereka masih bisa tetap kompak. Mereka juga punya projek masing-masing yang dijalani dengan serius dan berhasil. Mereka inspirasi professional dari bermusik. Dewa bujana salah satu gitaris favorit aku.”band gigi

Tak hanya grup band asal Indonesia saja, melainkan mereka juga me-role model-kan musisi dari luar. Misalnya seperti Mikha yang memilih Ellie Goalding sebagai role modelnya, karena dilihat dari totalitas kerjanya dan dalam menulis lagu.

Sementara role model bagi Mada adalah Muse dengan alasan penampilan mereka yang keren dan juga totalitas dari band mereka. Selain Muse, Mada dan kedua adiknya juga mengidolakan grup band rock asal Dublin-Kodaline-dengan alasan yang lucu karena mereka memiliki rambut yang sama dengan member Kodaline.

Music ChordMusik Indonesia menurut The Overtunes

Musik Indonesia yang sedang lesu dengan genre-nya, The Overtunes sempat memiliki ide untuk mewarnai lagu mereka dengan genre yang lebih up-beat, bukan mellow.

Mada: “Kita pengin banget mencoba musik yang lebih up-beat, tapi kita juga ikutin pasar. Up-beat yang ada sekarang warnanya hampir sama. Rencananya kita nanti mau membuat lagu dengan up-beat yang berbeda dari yang lain, dengan warna kita sendiri. Tapi tetap dengan up-beat yang belum pernah didengar di Indonesia.”

Mikha: “Musik Indonesia sebenarnya bukan lesu, tapi butuh bantuan dari segala media yang ada di Indonesia. Dilihat dari bakat dan warna musik di Indonesia itu sebenarnya banyak banget, hanya saja musik-musiknya jarang didengar. Kalau di Indonesia biasanya musik abstrak malah dibilang nggak akan terkenal.”

The Overtunes

Music ChordMendekati Natal dan rencana produksi lagu-lagu bertema Natal

Ketiga kakak beradik ini memang sangat kental dengan dunia musik sejak kecil. Mereka sendiri memiliki lagu-lagu karya asli mereka. Namun saat membahas mengenai produksi lagu-lagu bertemakan Natal, mereka belum bisa meyakinkan, karena merilis dan meluncurkan album bertema Natal belum tentu mudah seperti peluncuran single mereka.

“Sebenarnya dari dulu kita sering membuat lagu Natal sendiri dan selalu kita share melalui Sound Cloud ataupun Facebook. Tahun ini juga kita pengen banget bikin lagu Natal, hanya sekadar untuk ucapan selamat natal dan tahun baru,” ungkap The Overtunes. «[teks @abigailpinkan | foto @abigailpinkan & facebook official GIGI]

SHARE