Buku pertama Gemala Hanafiah bercerita mengenai keseruan surfing

0
885
Gemala Hanafiah

Bermain dengan ombak sudah biasa. Bermain dengan kata-kata bukan hal istimewa. Tapi memasukannya ke dalam buku, peselancar Gemala Hanafiah butuh waktu. Namun, akhirnya buku pertamanya jadi juga, Ocean Melody dipilih menjadi judulnya.

“Ini buku pertama. Awalnya memang doyan nulis di blog sejak 5 tahun lalu. Terus karena isinya mungkin beda dari blogger perjalanan lain, akhirnya Gagas Media menawari buat buku. Langsung gue bilang, ‘mau-mau-mau!'”

Prosesnya berapa lama? “Setahun,” jelas Al, begitu ia biasa diakrabi. “Ternyata dari blog nggak bisa langsung dipindahkan ke buku. Jadi pas gue nulis bab pertama saja sudah langsung direvisi. Kata editor gue, ‘tulisannya artikel banget ya’. Rupanya nulis buku itu gesturnya lebih diperhatiin, ada percakapan antar-tokoh, dan berceritanya lebih mengalir.” Saat menulis baginya, seperti semi meditasi, “Seolah kita masuk ke dalamnya,” tuturnya lagi.

Cerita buku pertama ini mengenai apa? “Sekilas tentang surfing. Tapi sebenarnya bukan surfing banget. Paling satu bab cuma satu halaman atau dua halaman. Karena gue tinggal di Jakarta, jadi untuk surfing ke sananya saja sudah butuh usaha, bagaimana proses belajarnya, jatuh bangunnya, senangnya pas bisa, terus ketemu teman-teman, dan bodohnya gue pas pertama kali surfing ke Malaysia. Pokoknya banyak hal-hal menarik di luar surfing di buku ini,” katanya bersemangat.

Ocean Melody sudah ada di pasar tanah air sejak Oktober 2014. Di seluruh toko buku ternama di Indonesia juga di, bukabuku.com, kutukutubuku.com, dan google books.

Al telah menjuarai berbagai kompetisi surfing di antaranya 1st Occy’s Grom Comp Malaysia 2010, 3rd Indonesia Surfing Competition 2010, dan 3rd Asian Surfing Competition 2013. « [teks & foto @bartno]

SHARE