Mengapa susah mengatakan, “Ibu, I love You”

0
694

Kita mengenalnya lebih dari siapa pun di dunia. Tangannya selalu terbuka supaya kita bisa merengkuhnya setiap kita perlu. Pundaknya tak pernah lelah menampung kisah sendu. Hatinya berharap yang terbaik selalu. Dia, Ibu, teman dan juga sahabatku.

Tetapi, meski dekat sekali dengan Ibu, tapi coba ingat berapa sering Anda mengatakan “I Love You, Mom, Aku cinta Ibu.” Mungkin belum pernah sama sekali.

Alasannya, menurut Roslina Verauli M.Psi, psikolog yang mendalami psikologi anak dan keluarga,

» Dari perspektif psikologi positif, perasaan dicintai dan kehangatan keluarga memberikan perasaan positif terhadap diri yang mendatangkan perasaan bahagia secara emosional. Di Asia, khususnya Indonesia [Indonesia memiliki pola kebudayaan high-context seperti yang dinyatakan dalam buku berjudul interplay-The Process of Interpersonal Communication dari Ronald B.Adler dkk – 2010], ekspresi sayang lebih banyak disampaikan melalui ekspresi nonverbal daripada mengungkapkan langsung secara verbal ‘I Love You‘.

» Peran Ibu dalam pengasuhan sudah ada sejak awal kehidupan agar kelak seorang anak dapat tumbuh dan berkembang optimal menjadi pribadi mandiri dan berfungsi secara efektif. Sayang, ketika anak memasuki usia remaja dan dewasa, yakni usia 18 tahun hingga 45 tahun, pola hubungan anak terhadap orangtuanya mengalami perubahan.

Anak secara alamiah menjadi lebih dewasa sehingga peran orangtua seolah usai. Hal ini seringkali memutus hubungan dan pernyataan cinta yang terjalin antara orangtua, khususnya Ibu dan anak.

Rosliana menjelaskan lebih dalam, “Padahal pernyataan cinta anak kepada orangtua secara verbal memberikan dampak kebahagiaan emosional yang kuat pada orangtua, laksana sebuah penghargaan. Ungkapan cinta ini bahkan mampu meningkatkan perasaan berharga dan mendukung orangtua dalam melewati masa transisi di usianya.”

Jadi, karena itu, Nivea mengampanyekan P.S. I Love You, Mom, sebuah gerakan untuk berani menyatakan I Love You Mom, khususnya di hari spesial ini, Hari Ibu. Kampanye ini telah berhasil mengumpulkan 305 cerita menarik. Dan terpilihlah dua cerita terbaik yaitu dari Abel Cantika dan Naomi.

Dan lewat video ini, Abel menceritakan seberapa besar peran Ibu baginya, dan ia berkesempatan mengucapkan langsung “I Love You, Mom,” setelah pemutaran videonya ini untuk pertama kali di hadapan ibunya, yang disaksikan perwakilan Nivea dan teman-teman media di Sabtu lalu.

Sepeti apa videonya?

So, sekarang giliran Anda untuk juga berani mengucapkan “I Love You Mom!” « [teks @bartno | foto deltadentalcoblog.com]
SHARE