Berikut hal menyebalkan yang kerap terjadi di sosial media

0
1090
hal menyebalkan di sosial media

Pernah merasakan di tag massal tanpa tahu siapa orang yang menge-tag kamu? Ini tentu menyebalkan ya G-Readers. Tapi sebenarnya hal menyebalkan di media sosial itu tidak hanya ini saja lho. Berdasarkan info yang dikutip dari Babble.com, membuat private messages di status hanya untuk satu orang atau menggunakan media sosial untuk bisnis juga menyebalkan.

Berikut hal-hal menyebalkan lain di media sosial yang semoga tidak terjadi pada kamu:

1. Membuat pesan pribadi di area publik. Kamu mungkin memang sedang terburu-buru sehingga tidak bisa menunggu balasan sahabat kamu di Direct Message. Tentu kamu tidak mau pesan G-Readers dibaca oleh ribuan followers. Daripada mengganggu followers kamu, coba deh instal aplikasi messenger di Facebook atau Path kamu.

2. Melibatkan ‘Haters’
‘Haters’ selalu berada dimanapun. Semakin kamu populer, maka semakin mereka membenci kamu. Salah satu cara menghindarinya adalah tidak menanggapinya. Selama kamu merespons, mereka menang [dan kamu membuka kesempatan kepada mereka mengusik kamu]. Trik mengatasinya adalah: hapus, block, dan melanjutkan sisa hidup kamu.

3. Menggunakan media sosial pribadi untuk bisnis. Ada banyak norma media sosial yang perlu dipahami. Salah satunya adalah tidak menggunakan media sosial pribadi untuk mempromosikan bisnis kamu. Sebaiknya buatlah Fanpage, akun Twitter, atau Instagram lain untuk mempromosikan produk kamu.

4. Memberikan pandangan ekstrim. Saat Pemilu banyak aktivis politik dadakan yang tersebar di sosial media. Banyak orang-orang yang menyebarkan opini miring pada teman-temannya untuk memenangkan pandangan politik. Agar hubungan kamu dengan teman tetap berjalan baik, sebaiknya tidak melemparkan isu negatif di dalam media sosial.

5. Tidak sensitif. Di samping melihat aktivitas teman-teman kamu di media sosial, G-Readers juga sering melihat berita-berita yang terjadi di sekitar kita. Menjaga perkataan dan tidak menyinggung orang-orang yang sedang tertimpa musibah sangat disarankan. Menulis komentar #PrayForSydney untuk penembakan ulama Syiah di Sydney atau #PrayForIndonesia untuk masalah tanah longsor sangat disarankan.

6. Menjadi sangat narsis. Memiliki media sosial tentu bukan untuk mempromosikan diri. Bila ingin dikenal sebagai sosok yang hits, tapi selalu posting foto diri sendiri, sepertinya agak menyebalkan. Bila ingin mengirim foto pribadi, mungkin kamu bisa foto bersama sahabat atau keluarga, G-Readers.

7. ‘Oversharing.’ Mengirim foto sekali atau dua kali mungkin akan dimaafkan. Tapi kalau posting tentang bagaimana kamu putus dengan mantan sepertinya akan too much information. Namun, bila kamu ingin memberitahu ‘dunia’ tentang colonsoscopy yang baru kamu hadapi, sebaiknya menceritakan tanpa penjelasan terlalu detail.

Media sosial tentu memberikan kita kebebasan untuk berbagi pengalaman setiap hari, namun di dalam dunia nyata, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak perlu dikatakan. « [teks @fffionayh | foto shutterstock.com]

SHARE