Pria lebih mudah mengalami depresi? Kulik solusinya

0
192
depression

G-Readers pernah merasa tak berselera melakukan aktivitas yang biasanya disukai? Emosi yang begitu labil, perubahan waktu tidur, tak berselera makanan, atau merasa hopeless. Oops, hati-hati. Bisa jadi kamu kena gejala depresi.

Berdasarkan hasil penelitian dari University of Alabama at Birmingham’s School of Public Health, yang melibatkan Psikolog Josh Klapow, PhD mengemukakan bahwa kaum pria lebih suka melaporkan keluhan seperti kelelahan atau rasa sakit pada tubuhnya ketimbang wanita. Bisa dibilang pria lebih rentan terkena depresi daripada wanita.

Physical symptoms atau keluhan secara fisik yang biasanya para pria keluhkan antara lain:

» masih merasa lelah
Pria banyak yang mengeluhkan merasa lelah, padahal mereka sudah tidur 12 jam.

» sulit konsenstrasi
Ketika bekerja kinerja pun ikut melambat. Pikiran juga rasanya sulit diajak bekerjasama, hingga cenderung lebih mudah berfikir ke arah hal yang negatif. Klapow juga mengatakan bahwa rasa depresi tersebut berakibat pada sulitnya membuat keputusan.

» anxiety
Jika diajak bicara, pria lebih mudah mengatakan kegelisahan mereka ketimbang rasa sedih. Dalam perbincangan pun mereka lebih mengungkapkan kekuatiran dan ketakutan mereka.

» suicidal thoughts
Perempuan memang memiliki kemungkinan berpikir untuk bunuh diri. Tetapi dari kalangan pria malah memiliki keinginan 4 kali lebih besar dibandingkan perempuan.

Memang rasa depresi itu begitu adanya ketika seseorang mendapatkan sebuah masalah yang sulit diselesaikan. Tetapi jangan biarkan diri kamu terkungkung dalam kubah depresi yang nantinya bisa merugikan diri kamu sendiri.

Lebih baik kita ikuti cara berikut untuk mereduksi rasa depresi.
» do a routine
Ian Cook, MD, seorang psikiater darn direktur pada the Depression Research and Clinic Program di  UCLA, menyarankan seseorang yang terkena gejala depresi membutuhkan sebuah rutinitas. Berangsur pikiran kamu tentang sebuah permasalahan akan terkikis dan bisa fokus lagi ke pekerjaan rutinmu.

» ikut komunitas support group
Jangan mengisolasi diri, jika masih merasa kurang nyaman carilah komunitas yang anggotanya memiliki permasalahan yang sama. D,engan menguatkan satu sama lain, sharing, dan juga menerima masukan bisa juga menumbuhkan rasa percaya diri kamu.

» socialize
Memang rasanya sangat tidak nyaman. But you have to get out from your comfort zone. Tetaplah bersosiali setidaknya melakukan interaksi bisa mengurangi rasa depresi itu di dalam pikiranmu. « [teks @03BMAI | foto gizmodo.com]

SHARE