Perjalanan hidup band Kotak dikemas dalam sebuah film

0
433
preskon kotak di rock n love 4

Band Kotak membintangi sebuah film untuk pertama kalinya. Film tersebut berjudul Rock N Love. Film ini berkisah tentang perjalanan band Kotak yang digawangi tiga orang personel, yaitu Tantri, Cella dan Chua.

Alkisah, mereka baru saja terpilih sebagai salah satu band pengusung musik rock tanah air dan berhasil
masuk ke ajang bergengsi panggung musik Rock Jakarta Distortion Wave. Itu menjadi momen paling menentukan bagi karier bermusik mereka.

Terpilihnya band Kotak membuat iri band pesaingnya, The Rebel Youth. Band ini dimotori Rotor [Ganindra Bimo]. Banyak cara yang dilakukan oleh Rotor dan kawan-kawan untuk menghambat Kotak berkiprah di Jakarta Distortion Wave.

Rotor dan teman-temannya selalu menyerang Kotak dengan berbagai macam cara. Namun Kotak justru semakin semangat dalam berlatih dan menyusun strategi untuk memberikan penampilan terbaik. Simpati dari masyarakat semakin kuat ketika salah satu media mendaulat Tantri sebagai salah satu musisi wanita yang konsisten terhadap aliran musik rock.

Meski begitu, disatu sisi, Tantri, Cella, dan Chua ternyata memiliki problematika cinta yang rumit dan belum terselesaikan. Cella patah hati karena hubungan cintanya dengan Nadira Alfie tidak direstui kedua orang tua masing-masing.

Tantri mengalami kebuntuan cinta, karena komunikasi yang tidak lancar dengan Robin [Vino G. Bastian]. Sementara Chua merasa terganggu karena Mas Bagus [Dicky Otoy, fans fanatik Kotak terlalu agresif untuk mendekati dirinya.

Percintaan band Kotak dikemas dengan bumbu-bumbu komedi ringan oleh rumah produksi Apollo Pictures. Hal tersebut menjadi alasan para personel Kotak bergabung di film yang akan rilis mulai 29 Januari 2015.

Detail Film
Sutradara Hedy Suryawan
Produser  Hedy Suryawan, Sandy TanariusAyu Indirawanty                                               
Penulis Skenario Syamsul Hadi
Genre Drama
Pemain Tantri Syalindri IchlasariSwasti SabdastantriMario MarcellaDenny SumargoVino G BastianGanindra Bimo, DJ Una, Erwin Moron

preskon rock n love

The Comments
Tantri Syalindri Ichlasari, as Tantri, @tantrikotak
“Di film ini, 70 persen real life dan 30 persen musik. Arti band itu keluarga. Band bisa jadi tempat untuk ngeluarin semuanya. Kita sering banget argumen, saling mengoreksi satu sama lain, dan kita berkelahi untuk mencari solusi.

Mario Marcella, as Cella @cellakotak
“Ini bukan film dokumenter, jadi kita menceritakan real-nya aja”.

Swasti Sabdatantri, as Chua @chua_kotak
“Pengalaman shooting pertama kali, masih deg-degan. Kesulitan ngapalin dialog, gayanya harus sama, itu yang susah”.

Erwin Moron, as personil band saingan Kotak @ERWINMADMORON
“Kita di-casting dengan karakter masing-masing, kita totalin dan maksimalin. Kita harus bantu Kotak dalam musik rock Indonesia dan berkarya di film”. « [teks @essthia | foto @ryanstones]

SHARE