Lil Wayne tuntut perusahaan rekaman sebesar 634 miliar rupiah

0
75
Lil Wayne

Perusahaan rekaman tidak mampu membayar Lil Wayne sejak 3 tahun lalu. Rapper 32 tahun itu pun menuntun Cash Money Record, perusahaan rekaman tersebut, sebesar $51 juta atau sekitar Rp 634 miliar.

Wow! Kenapa ya Lil Wayne, pelantun lagu “Mirror” Ft. Bruno Mars, sampai menuntut uang segitu banyak? Ternyata sang perusahaan rekaman di mana ia merilis album tidak bisa membayar dirinya sejak tahun 2012 dan ia sudah “gerah” dengan perilaku perusahaan karena dianggap menipu dan memanfaatkannya.

Pengacara Lil Wayne, Dwayne Michael Carter Jr, mengatakan bahwa Cash Money Records berjanji akan membayar kliennya sebesar $8 juta saat ia berhasil merilis album berjudul “Tha Carter V” dan menambahkan bayaran sebesar $2 juta jika Lil berhasil menjualnya ke pasaran. Tapi, janji hanyalah janji. Cash Money Records tidak pernah menepati janjinya sampai saat ini.

“It appears they won’t be paying Lil Wayne for the two additional albums,” ujar pengacara Lil.

Tidak hanya Lil Wayne yang menjadi korban penipuan ini. Sejumlah musisi seperti Drake dan juga Nicki Minaj juga mendapatkan hal sama. Lil Wayne ingin segera mendapatkan uangnya dan cepat memutus hubungan kerja dengan sang perusahaan.

“I want off this label and nothing to do with these people but unfortunately it ain’t that easy. I am a prisoner and so is my creativity,” tulis Lil di akun Twitter-nya sebagai wujud dari kekecewaannya. « [teks @chrissjee | foto Facebook.com/LilWayne]

SHARE