Electron 45: Kolaborasi Tyo Nugros, Dimas Akira, DJ Romi dan Dirly Idol

0
816
electron 45

Tyo Nugros, mantan drummer Dewa 19, membentuk band bernama Electron 45. Ia, 44 tahun, bukan saja menempati posisi drummer, tapi juga berperan sebagai manager, produser, konseptor, dan pencipta lagu.

Electron 45 mengusung genre modern pop rock. Band ini terdiri dari–selain Tyo– Dimas Akira [synthesizer, backing vocal, dan rap], DJ Romi [gitar, programming, dan synthesizer], dan Dirly [vokal].

Tyo bercerita di program Masih Sore-Sore IRadio FM, setelah hengkang dari Dewa 19 pada 2008, Tyo sempat bergabung dengan band-band yang tampil live. Atas saran teman-temannya, yang memintanya untuk membentuk band musik di jalur mainstream, ia pun akhirnya mewujudkan saran itu.

“Saya pikir-pikir kenapa nggak buat sesuatu yang serius? Masuk industri rekaman dengan lagu-lagu sendiri. Saya mau kembali lagi dengan tidak sembarangan, karena mengusung musik yang fresh,” ujar Tyo menerangkan alasan membentuk Electron 45.

Awalnya formasi masih dirinya, DJ Romi, dan Dimas Akira. Dirly bergabung setelah mendapat rekomendasi dari teman DJ Romi. Kebetulan Dirly, finalis Indonesia Idol 3, sedang rehat di industri musik. “Saya cek di YouTube, dia punya karakter vokal yang kuat, mungkin bisa diarahin ke rock,” katanya. “Setelah dicoba, Dirly-nya sendiri juga kaget ternyata dia bisa nyanyi nada tinggi. Orangnya ternyata juga berjiwa rock and roll.

Dirly sendiri sebelumnya cenderung melantunkan lagu-lagu pop. Lantas apa pendapatnya setelah diajak gabung? “Ya yang pasti bangga dan senang bisa bergabung dengan Electron 45.”

Ia menambahkan, “Gue memberikan rasa yang gue banget. Gue dibebaskan untuk memberikan apa yang gue tau dan nyanyi sesuai dengan hati gue. Gue bisa combine dari cara gue nyanyi, musik yang mereka punya, dan tujuan mereka bermusik.”

Pada Januari lalu, mereka telah mengeluarkan single baru berjudul “Ambigu”. Lagu ini terdapat di album Cerita Hidup. Rencananya mereka bakal meluncurkan single kedua bertitel “Takut Kehilanganmu”

Lagu “Ambigu” bertempo up beat, sedangkan “Takut Kehilanganmu” bertempo slow beat dan bernuansa mellow. Mereka memiliki pertimbangan tersendiri dalam mengeluarkan single yang begitu berbeda.

“Sebuah band, biasanya dalam satu album ada macam-macam beat dari yang slow sampai kenceng. Takut Kehilanganmu memang kita buat mellow, easy listening, tapi tetep ada shimmering electronic-nya,” kata DJ Romi. Ditunggu ya single keduanya? « [teks @essthia | foto @ryanstone]