Kisah Husein Idol koleksi puluhan gitar elektrik

0
372
Hussein Idol

Runner up Indonesian Idol season 8 [2014], Husein Alatas, dikenal memiliki karakter suara yang unik nan cadas. Pasalnya, sebelum dikenal dalam ajang pencarian bakat tersebut, Husein memang sudah terlebih dahulu berkutat di musik keras, sebagai vokalis dari band Metal Head.

Ternyata darah musik yang mengalir dalam pria berkepala plontos ini, memang sudah mengalir sejak dirinya kecil. Dimulai dengan kesukaannya dengan alat musik gitar.

Siapa sangka di usia yang masih cilik, Husein sudah memiliki cita-cita menjadi kolektor gitar. Di usia yang masih dini itu, Husein memulainya dengan mengumpulkan aneka gambar gitar.

Hingga, keinginannya itu benar-benar bisa terwujud ketika ia duduk di bangku kuliah. Dari hasil menabung, Husein perlahan-lahan membeli gitar elektrik satu-persatu setiap tahunnya.

Puncak kepuasan Husein mengkoleksi gitar elektrik adalah, ketika popularitas sudah dituai sebagai jebolan Indonesian Idol. Ia pun semakin gencar mengkoleksi gitar elektrik.

Gue suka main gitar, tapi nggak sambil nyanyi, karena susah. Awalnya gue punya 27 gitar, tapi sekarang tinggal 17 gitar karena ada yang dijual, dan lain sebagainya,” jelas Husein kepada Ghiboo, beberapa waktu lalu.

Husein IdolGitar bertandatangan gitaris legendaris
Dari hasil jerih payah nyanyi panggung ke panggung, pria yang pernah diisukan dekat dengan pedangdut Ayu Ting Ting ini, mampu membeli dua gitar ekslusif dengan harga selangit.

“Gitar paling berkesan buat gue adalah, gitar yang belinya bikin gue sampai puasa! Hahaha... Harganya gila banget. Itu adalah gitar-gitar yang dulu bagi gue cuma mimpi. Gue merasa nggak mungkin bisa punya gitar seperti itu. Sampai akhirnya Gue bisa merealisasikan punya gitar sekelas itu, rasanya ahhh… i got it!” katanya.

“Gue punya PRS Costum shop 24, harganya 5.000 dollar AS [sekitar 63 juta rupiah], lalu ada Jackson custom shop harganya 4.000 dollar AS [50 juta rupiah],” tambah penyanyi yang juga berperan di film 7/24 ini.

Menguras kocek yang tidak sedikit, bukan berarti membuat Husein kapok, dan menghentikan kebiasaannya sebagai kolektor gitar elektrik. Ia malah mengaku akan semakin bersemangat membeli gitar, walaupun dengan harga yang tinggi juga.

Lebih lanjut Husein bercerita, kalau dua gitar itu didapatnya dari Amerika Serikat [AS]. Dikejar sampai memesan ke negeri Paman Sam, ternyata gitar ini punya keistimewaan sendiri.

“Dua gitar yang mahal itu, ada tanda tangannya. Di gitar merek Jackson ada tanda tangan Chris Broderik [gitaris band Megadeth], dan PSR ada tanda tangan Carlos Santana. Yang tanda tangan Santana nggak di gitar, tapi di sertifikat. Sedangkan Chris Broderick benar-benar tertera di neck-nya,” ucapnya penuh semangat.

Selain mendapatkan tanda tangan dari dua gitaris legendaris, nama Husein Alatas pun tercantum di masing-masing website merek gitar tersebut. “Setiap pemilik gitar itu, ada di website-nya. Ada nama gue dong di prsguitars.com dan jacksonguitars.com,” sumringah Husein.

Merawat gitar ala Husein
Mengkoleksi puluhan gitar elektrik, sudah pasti dibutuhkan perawatan yang tepat, agar gitar tersebut terjaga kualitasnya. Kepada Ghiboo, pria kelahiran Jakarta, 5 Juli 1989 ini pun membagikan tips merawat gitar.

“Sebenarnya semua gitar sama perawatannya, tapi memang kita cenderung lebih telaten merawat yang mahal, daripada yang lebih murah,” pungkasnya.

G-Readers ini dia tips merawat gitar ala Husein IDOL:

» Jangan ditempati di suhu yang terlalu ekstrim panas/dingin. Suhunya harus balance. Misalnya, jangan ditaruh di tempat yang berbeda-beda. Hari ini di teras rumah, besok di dapur, besoknya lagi di kamar ber-AC. Nah, itu pasti akan bermasalah pada kayunya. Karena mengalami suhu yang berubah-ubah.

» Jangan dibanting-banting [sudah pasti ya. Hehehe...]

» Menaruh gitar boleh standing, boleh tiduran. Tapi, cara digantung kalau bisa dihindari. Karena akan terbeban di head stock [bagian kepala gitar]. Karena beban paling berat itu kan di body gitar.

» Gitar yang lebih ekslusif harusnya di packaging secara khusus di dalam ruangan. Untuk gitar biasa, hanya dijejerin tiduran di bawah tidak masalah. « [teks @DonT_D4 | foto @mirzablue]

SHARE