Diana Rikasari berat menyebut diri penulis

0
304
Diana Rikasari
Diana RikasariDiana Rikasari, @dianarikasari
Penulis buku #88 LOVE LIFE | Fashion Blogger

“Sebenarnya aku agak berat sih menyebut diri penulis.”
Menyebut dirinya penulis, pemilik sepatu online shopI Wear Up“, masih belum merasa pantas menyebut dirinya seorang penulis. Ia bercerita karena ia bukanlah seorang penulis yang menghabiskan hampir seluruh waktu kerjanya untuk menulis.

“Aku hanya orang yang punya hobi menulis di blog dan kebetulan tulisan itu dibukukan,” katanya. Diana lebih memilih dibilang sebagai penulis kutipan dengan pesan yang positif.

Terbilang bukunya laris, Diana merasa tidak ketagihan untuk membuat buku. Ia pun belum merencanakan untuk membuat buku selanjutnya.

Respon di luar dugaan
Tak pernah terpikirkan sebelumnya bagaimana respon pembaca akan buku 88 Love Life yang di luar dugaannya. Jika buku ini awalnya diperuntukkan segmentasi umur 15-29 tahun, tetapi ada pun pembaca umur 8 tahun yang membaca tulisannya. Katanya, sebelum tidur anak itu membaca buku Diana agar bisa mimpi indah.

Motivasi dari pembaca lainnya pun Diana ceritakan. Ada seorang ibu yang baru keguguran bayinya. Ibu itu juga seorang pembaca buku “#88 LOVE LIFE”.

“Ia melihat itu adalah sesuatu yang an unfortunate event in my life tapi life must go on dan ia akhirnya merelakan,” ujar Diana lagi sambil mengingat moment itu.

Begitu banyak yang memposting foto quote dari bukunya di Instagram. Ada satu quote favorite yang kerap di-share. Quote itu berbunyi demikian:

“When people hate you, love them back.”

Memang terdengar mustahil, banyak pembaca yang mengatakan demikian. Tetapi Diana pernah merasakannya lebih dari sekadar kata-kata untuk mencintai orang yang membencinya. Memutar balikkan persepsi mereka bukan hal yang mudah karena seiring waktu dan tindakan, Diana percaya bahwa orang yang membenci kita akan menyadari mana yang benar.

Pembaca tak sekadar dari pembaca perempuan, G-Readers. Cover shocking pink dari bukunya memang terkesan hanya diperuntukkan perempuan. Karena itu warna kesukaan Diana. Ternyata banyak juga pembaca dari laki-laki karena isinya yang universal.

Pengharapan Diana masih terus berlanjut bahwa apa yang telah ditulisnya bisa membawa perubahan dalam hidup seseorang atau banyak orang. Walaupun hanya satu quote saja. «[teks @03BMAI | foto @ryanstones]

SHARE