Rambu-rambu seorang comic agar tiada yang sakit hati

0
294
Ge Pamungkas

Semenjak dikompetisikan di salah satu televisi nasional Indonesia, pelawak tunggal atau disebut komika atau dalam bahasa Inggris-nya comic, mulai banyak bermunculan. Profesi ini kini terus mencetak komika-komika baru.

Salah satu comic yang sukses adalah Genrifinadi Pamungkas atau lebih akrab dengan sapaan Ge Pamungkas. Pria kelahiran Jakarta, 26 tahun lalu ini merupakan juara pertama kompetisi Stand Up Comedy season 2.

Nah, bagi G-Readers yang sedang mengasah bakat di bidang ini, berikut cara Ge Pamungkas menyiapkan suatu bahan dalam setiap penampilannya dan rambu-rambu apa yang mesti diperhatikan supaya tiada yang sakit hati. Berikut ini apa katanya.

Persiapan bahan.
“Awalnya riset. Bisa melalui observasi atau baca. Setelah itu, menemukan suatu hukum dan terus cari tahu hukum itu valid atau tidak. Maksudnya, bila yang lain bilang candle light dinner adalah romantis, sedangkan menurut gue tidak. Kenapa? Baru cari argument-nya, mengubah titik itu menjadi lucu. Terlihat simpel tapi kalau ngejalaninnya lumayan complicated“.

Durasi persiapan.
“Kalau bagus sempurna menurut gue itu bisa sebulan. Itu satu beat atau satu tema. Misalkan temanya tentang kemeja, itu satu bulan. Kemudian dilatih di open mic di depan tim atau teman. Jadi gue tahu ini lucu apa nggak“.

Rambu-rambu.
“Cacat fisik, tragedi pembunuhan, kecelakaan, kriminal, agama, eh kalau agama itu masih bisa tergantung argumen lo dulu, selama lo tidak hanya mempercandakannya. Kalau becandain doang lo salah. Misalkan, ada dalam materi gue, ngomongin soal anak-anak yang mereka nggak tahu cara sholat Jum’at. Tapi mereka sholat Jum’at aja, ujung-ujungnya sholatnya main-main, nah itu gue nggak setuju tuh. Ras juga, tapi itu juga masih ‘karet‘ sih, orang Batak ngomongin orang Batak nggak papa, tapi kalau orang Batak ngomongin orang Jawa itu baru rentan. Kaya gitu, jadi yang dihindarinnya seperti itu”.

Seperti itu tipsnya G-Readers, jadi siapkah melatih lagi keterampilan melawak Kamu, G-Readers! « [teks & foto @bartno]

SHARE