Indonesia Fashion Week 2015: mengedepankan brand lokal dan eco-fashion

0
386
Indonesia Fashion Week 2015

Pagelaran busana dan pameran perdagangan Indonesia Fashion Week 2015 siap diadakan kali keempat, pada 26 Februari – 1 Maret 2015 di Jakarta Convention Centre [JCC], Jakarta.

Event ini mendapat dukungan dari pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perdagangan.  Nantinya, akan hadir sekitar 747 brand lokal, 230 desainer, 2.522 outfits, dan 32 pergelaran fashion show. Selain itu, tak hanya disemarakkan desainer lokal saja, tetapi mancanegara seperti Jepang, Korea, India, dan Australia akan turut ambil bagian.

Zona Business to Business (B2B) di Indonesia Fashion Week menjadi gerbang bagi para pebisnis nasional, untuk dapat bersaing di pasar internasional. Buyer lokal maupun internasional turut diundang pada acara dipergelaran tersebut. Berbagai label fashion mengiringi pameran dagang kreatif ini seperti women’s wear, men’s wear, kid’s wear, busana muslim, aksesoris, maupun bahan tekstil.

Dalam mengedepankan brand lokal dan juga lingkungan, arus dunia fashion dalam event itu pun membawa usungan kampanye Local Movement dan Green Movement. Selain mengedepankan bisnis lokal Indonesia, event ini juga mengedukasi masyarakat untuk lebih ramah lingkungan di Zona Green Point. Adapun tema kampanye dari Green Movement ini adalah “Bring Your Own Shopping Bag“, yang ditujukan bagi para pengunjung.

Menarik untuk diketahui bahwa, Local Movement disini memperkenalkan sarung sebagai bagian dari fashion dengan tag “Sarong is The New Denim“. « [teks @03BMAI | foto @ryanstones]