Sudah siap menikmati festival layang-layang sedunia?

0
881
layang layang

Permainan ini telah ada sejak ribuan tahun lalu, berawal dari negeri China pada abad kelima. Dan kemudian merambah ke seluruh dunia. Di negara-negara ASEAN sendiri, layang-layang sudah menjadi permainan tradisonal.

Kini, layang-layang tidak hanya berbentuk segi empat. Bentuknya beragam dengan ukuran besar-besar. Untuk menghargai dan melestarikan kesenian tradisional ini, pemerintah Malaysia menyelenggarakan Festival Layang-Layang Sedunia Pasir Gudang, Johor Baru, Malaysia, pada 25 Februari hingga 1 Maret 2015.

Penyelenggaraannya tahun ini adalah untuk yang ke-20 kali. Dengan total 28 kategori perlombaan dan lebih dari 250 pelayang yang mewakili 50 negara di dunia, termasuk Indonesia.

Keikutsertaan Indonesia pada acara ini cukup membanggakan. Pada tahun 2012, Indonesia menjadi juara kedua, dan salah satu layangan buatan Indonesia masuk dalam Museum Layang-layang Pasir Gudang, yaitu layangan berbentuk Upin-Ipin.

Pembuat layangan Upin-Ipin itu adalah kakak beradik asal Bandung bernama Wenda dan Wenas Ongkowinoto. Biaya pembuatan layang-layang ini 40 juta rupiah, dan kemudian menjadi milik Museum Layang-layang Pasir Gudang dengan harga 18 ribu ringgit atau senilai 63 juta rupiah, namun Wenda juga mensyaratkan untuk pencatatan nama dan negara Indonesia di layang-layang tersebut.

Yang pengunjung bisa saksikan di Festival Layang-Layang Sedunia Pasir Gudang adalah, pertunjukkan layang-layang tradisional, modern, unik, raksasa, stunt kite, pertandingan rokkaku, pertunjukkan train kite, pameran layang-layang, bengkel layang-layang, dan musik dari musisi Malaysia.

Dan yang spesial di tahun ini adalah, adanya pertunjukkan layang-layang bercahaya di waktu malam, dan persembahan ‘Tattoo’ oleh pasukan Tentara Laut DiRaja Malaysia [TLDM]. Tattoo adalah pertunjukkan kesenian pasukan militer yang berupa musik, baris-berbaris, dan teatrikal.

Berwisata ke sana pasti akan banyak cerita menarik dan gambar-gambar unik yang bisa dibagikan kepada dunia lewat sosial media. Nah, supaya tidak terbebani biaya selangit dalam berinternet ria di negeri tetangga, gunakan operator Indosat. Karena Indosat hanya mengenakan biaya maksimal per hari Rp 79.000 saja dan dijamin tidak akan terjadi lonjakan pemakaian data roaming. Selain itu, tak perlu lagi setting pemilihan jaringan operator di luar negeri. « [teks @bartno | foto Fabio Roncaglia/ id.dollarphotoclub.com]