Melirik tradisional Bali di IFW 2015

0
305

Tiga perancang busana Rhea Cempaka, Dhevinta Tito, dan Katrin Suthajaya [28/1] memperkenalkan persembahan busana dari Dekranasda [Dewan Kerajinan Kota Daerah] wilayah Denpasar, Bali, pada IFW 2015, yang tak lepas dari tradisional Bali, ketiga perancang itu mempersembahkan karya-karya terbaiknya.

Dengan memperbantukan para pengrajin dari daerah Denpasar, fashion Dekranasda Denpasar memamerkan rancangan dan kain buatan para pengrajin ini pada pagelaran busana besar di JCC Senayan. 3 perancang busana itu berkarya melalui kain-kain tradisional Bali. Simak karya takjub mereka dalam menghargai budaya Indonesia:

1. Rhea Cempaka

Liak-liuk anggun para peraga busana mengalun di atas panggung dibaluti busana karya Rhea Cempaka. Usungan tema “Lelakon Dedali” menjadi benang merah dari karya Rhea di IFW 2015. “Lelakon Dedali” diambil dari bahasa Bali yang memiliki arti peran bidadari.

Selanjutnya Dhevianta Tito…