Pantai Plengkung, the seven giant waves wonder

0
245
Pantai Plengkung atau G-Land

Liburan di pantai, berjemur, menikmati kelapa muda dan hamparan laut nan luas, sudah biasa dilakukan untuk mengisi hari libur, bagaimana jika mencoba liburan yang menantang?

Khusus untuk G-Readers yang sangat meng-idolakan surfing, Pantai Plengkung adalah tempat yang wajib dikunjungi. Pantai Plengkung dikenal juga dengan G-Land bisa dikatakan surganya para surfer. Sebagai The seven giant waves wonder, G-Land bisa menghasilkan ombak sebanyak 7 lapis atau barrel dengan ketinggian 4-6 meter dalam 5 menit.

Berada di ujung timur pulau Jawa, G-Land dapat ditempuh melalui jalur darat Banyuwangi – Kalipahit sekitar 59 km dengan bus, Kalipahit – Pasaranyar sejauh 3 km dengan ojek atau menyewa mobil, Pasaranyar Trianggulasi – Pancur berjarak 15 km, lanjut Pancur – Plengkung berjarak 9 km. Bisa juga ditempuh melalui Banyuwangi – Benculuk sekitar 35 km naik bus atau kendaraan umum lainnya, Benculuk – Grajagan sekitar 18 km, kemudian dari Pantai Grajagan ke Pantai Plengkung dengan speed boat.

Perjalanan dari Pos Perhutani menuju Plengkung sekitar 1,5 jam melewati jalan aspal di 2 km awal dan jalan tanah di sekitar 8 km berikutnya melewati Taman Nasional Alas Purwo, G-readers bisa melihat rusa, monyet liar, burung merak, dan berbagai jenis burung lainnya.

Perjalanan yang cukup jauh, tapi akan terbayar dengan ombak G-Land yang spektakuler. Untuk G-Readers peselancar profesional sangat disarankan untuk datang pada bulan-bulan tertentu mulai dari April hingga Agustus, karena pada bulan-bulan tersebut tingkat ketinggian ombak maksimal.

Pagi hari setelah sarapan, G-readers bisa menyusuri tepi pantai dengan pasir putih yang akan menenggelamkan kaki karena kelembutannya. Mulai dari pukul 10 pagi, G-readers akan menyaksikan para surfer beratraksi dengan papan dan gulungan ombak dari rumah di tepi pantai yang telah disediakan khusus untuk menonton surfer. Siapkan kamera dengan lensa binocular atau teropong jika G-readers hanya ingin melihat saja.

Di Pantai Plengkung juga terdapat sebuah surf camp yang ada sejak 1972 dan saat ini dikembangkan oleh Bobby Radiasa seorang peselancar Bali. G-Readers harus ingat wisata ke G-Land sangat jauh dari hiruk pikuk perkotaan, tidak ada sinyal handphone, tidak ada pedagang kaki lima, dan tidak ada jaringan televisi, jadi benar-benar perjalanan yang alami dan jauh dari kebisingan.

Selain itu G-Land juga dekat dengan pantai-pantai lainnya yang cocok untuk berselancar, G-readers siap untuk wisata yang berbeda di tahun ini? «[teks @EL_Sutopo | foto Indonesia.travel]

Sumber: Indonesia.travel

SHARE