Penonton Java Jazz, rela direpotin Sheila On 7

0
735

Hari pertama Java Jazz Festival [JJF] 2015, Jumat 6 Maret 2015, arena A3 JI EXPO Kemayoran dipenuhi banyak orang, padahal sudah lewat tengah malam. Usut punya usut, ternyata para penonton JJF ini sedang menunggu penampilan perdana grup musik pop, Sheila On 7 di JJF.

Sekitar pukul satu pagi, Duta, Eross, Adam, dan Brian muncul di panggung. Namun ada yang berbeda, kali ini mereka tampil ditemani grup musik Jazz asal Amerika, Ron King Big Band.

“Selamat malam semua, apa kabar? pokoknya jangan nanggung nanggung ya, jam satu kalian masih disini, harus mau direpotin sama Sheila On 7,” kata Duta saat jeda setelah menyanyikan lagu “Selamat Datang” dan “Sahabat Sejati”.

Duta yang malam itu mengenakan kemeja kotak kotak biru menyanyikan lagu “Pejantan Tangguh”, “Itu Aku”, “hari Bersamanya”, diiringi suara terompet, flugels, trombon dan saksofon dari Ron King Big Band. Penonton pun ikut bernyanyi.

“Ini Sheila On 7 pertama kali main di acara Jazz. Udah gitu Sheila On 7 bukan band yang muda lagi. Jadi kalian punya seribu satu alasan untuk nggak kenal siapa yang ada di atas panggung ini ya,” tambah Duta, yang kemudian mengenalkan satu persatu anggota Sheila On 7.

Lagu “Seberapa Pantas” pun menjadi lagu terakhir Ron King Big Band menemani Sheila On 7 di panggung JJF 2015. Banyak improvisasi yang dilakukan Sheila On 7 dengan instrumen-instrumen musik mereka pada penampilan kali ini, begitupun dengan Duta, sang vokalis.

Petikan gitar Eross saat memainkan intro lagu “Lapang Dada”, malah dilanjutkan Duta dengan lirik lagu lain. Penonton pun sontak berteriak “Salah!”. Setelah beberapa kali salah, Duta akhirnya menyanyikan lirik lagu yang benar.

Satu jam berada atas panggung, lagu “Kisah Klasik Untuk Masa Depan”, mengakhiri penampilan mereka. Malam menjelang pagi, satu persatu personel Sheila On 7 meninggalkan panggung, sampai akhirnya tinggallah Brian sendirian sambil terus memukul drum-nya, seperti dalam adegan di film Whiplash. Sementara itu, penonton terus berteriak “We want more!” « [teks@essthia | foto @ryanstones]