Bobby McFerrin sukses di Java Jazz 2015, meski tanpa lagu andalan

0
116

Penampilan Bobby McFerrin mengundang riuh standing applause penonton ketika menyanyikan lagu terakhirnya di Java Jazz Festival 2015, Sabtu, 7 Maret lalu.

Improvisasi polyphonic yang begitu unik keluar dari mulut Bobby. Penyanyi berusia 64 tahun ini melakukan dengan cara menepuk-nepuk dadanya sambil mengeluarkan bunyi-bunyian khas gitar, drum, bass, maupun terompet. Aksi panggung mengagumkan ini, menjadi salah satu ciri khas, Bobby McFerrin.

Penyanyi Jazz kelahiran Manhattan, 11 Maret 1980 ini, menyanyikan beberapa lagu seperti “The Walls of Jericho” maupun “Fix Me Jesus” di hadapan penonton yang memadati Hall D2, JIEXPO, Kemayoran, Jakarta. Sayangnya, dipenampilan keduanya di panggung JJF, McFerrin tak menyanyikan salah satu greatest song-nya “Don’t Worry be Happy“.

Sesekali setiap pergantian lagu ia bergumam improvisasi beberapa nada. Sontak penonton berteriak ketika ia menyenandungkan lagu “Ave Maria” yang pernah ia nyanyikan di Montreal pada tahun 2010, lihat videonya di sini. Lagi-lagi beliau cuma iseng saja menyenandungkan lagu “Ave Maria’ dengan suara falsetnya. Ah, sayang sekali, Bobby tak menyanyikannya.

Yang menarik dari pertunjukkan Bobby McFerrin saat itu, tak hanya musik berbau jazz saja. Tetapi ia juga manambahkan taste country ke dalam show-nya.

Hingga menjelang lagu terakhir, Bobby memperkenalkan ke-enam personilnya yang membantu pertunjukkan di Java Jazz 2015. Show ini terbilang sukses. Pasalnya, ketika Bobby dan teman-temannya memberikan hormat, penonton pun membalas dengan apresiasi tepuk tangan, dan sorakan gembira yang berlangsung sekitar 30 detik itu. «[teks @03BMAI | foto wikipedia]

SHARE