Sungai Citumang, mengenai sejarah dan keunikan yang dimilikinya

0
944
Sungai Citumang, Pangandaran

Pangandaran memang selalu menjadi tempat wisata yang banyak dilirik, seperti yang ada di pedalaman Cijulang, Pangandaran, yang mengalir sebuah sungai indah dan tenang, Sungai Citumang.

Terletak di Desa Bojong, Kabupaten Ciamis, sekitar 15km ke barat Pangandaran, Sungai Citumang hadir dengan sejuta pesona dan keajaiban. Airnya yang jernih berwarna kebiruan akan mengundang G-Readers untuk terjun berenang di dalamnya.

G-Readers dapat menggunakan ojek atau menyewa sepeda untuk dapat sampai ke Sungai Citumang yang terletak antara Pangandaran dan Green Canyon. Jika menggunakan mobil, bisa melalui pasar lokal Cibenda lewat Panyingkiran melalui jalan sempit dan sawah hijau sampai menemukan tempat parkir, selanjutnya berjalan kaki sekitar 25 menit untuk menuju sungai.

Citumang sendiri dipercaya sebagai nama buaya yang tinggal di sungai tersebut, buaya yang patah kakinya bernama si Tumang, oleh sebab itu penduduk setempat menyebut sungai ini dengan sebutan Citumang.

Mengikuti aliran ke hulu, G-Readers akan menemui air terjun dan pohon besar yang akarnya menjuntai, tempat yang sangat tepat untuk bermain gelantungan di ranting pohon dan terjun ke dalam air. Sungai Citumang terdapat keajaiban alam, yaitu saat mengikuti aliran air lebih jauh, G-readers akan melihat air sungai masuk ke dalam tanah dan muncul di hilir sungai layaknya sistem ledeng, tetapi bukan buatan manusia. Sistem ledeng ini terletak di ujung gua Taringgul, dengan aliran sungai di bawah tanah yang disebut Sanghyang Tikoro atau tenggorokan Allah.

Sungai Citumang sangat cocok untuk tujuan wisata bersama keluarga, belajar tentang nilai-nilai tentang alam, dan pentingnya menjaga keindahan alam ciptaan Sang Kuasa. «[teks @EL_Sutopo | foto Indonesia.travel]

Sumber: Indonesia.travel

SHARE