Keindahan di balik letusan Gunung Krakatau

0
514

G-Readers ingat atau tahu tentang tragedi 1883? Tahun itu, dahsyatnya letusan Gunung Krakatau sampai mempengaruhi kondisi iklim dunia. Hasil letusan ini membentuk gugusan pulau vulkanik yang sekarang dikenal dengan Kepulauan Krakatau, meliputi Rakata atau Krakatau Besar, Panjang atau Krakatau Kecil, Pulau Sertung dan Anak Krakatau.

Kepulauan Krakatau terletak di antara Pulau Jawa dan Sumatera, atau Selat Sunda. Krakatau berada di dalam Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dengan luas 13.735,10 hektar, terdiri dari 11,200 hektar laut, dan 2.535,10 hektar darat.

G-Readers bisa melihat pemandangan dan aktifitas vulkanik yang luar biasa, dengan berjalan kaki di gunung api aktif yaitu Anak Krakatau yang secara alami terbentuk 1927. Dan sampai sekarang sering mengeluarkan lava dan material lain yang terus bertambah setiap tahunnya.

Di sini kamu juga dapat melihat pemandangan gunung api, hamparan laut dengan sekitar 50 spesies binatang laut dan terumbu karang yang masih belum terjamah.

G-Readers juga dapat menyaksikan koleksi unik flora, seperti 206 jenis jamur, 13 jenis lichenes, 61 tumbuhan paku, dan sekitar 257 jenis spermatophyta. Ada pula beberapa hewan yang mendiami dataran pulau-pulau vulkanik termasuk kadal, ular, penyu laut, kelelawar dan lain-lain.

Cara tercepat menuju Kepulauan Krakatau adalah dari Jakarta dengan menyewa Jetfoil atau kapal pesiar dari Pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu bisa juga ditempuh dengan menggunakan feri dari Pelabuhan Merak sekitar 1 sampai 2 jam sampai ke Pelabuhan Bakauheni di Sumatera lanjut.

Lalu ke Pelabuhan Tanjung Bom menggunakan transportasi publik. Kemudian naik perahu menuju Kepulauan Krakatau. « [teks @EL_Sutopo / Indonesia.travel | foto Indonesia.travel]