Survei: 62 persen bayi tidak tidur nyenyak di malam hari

0
214

Produk popok bayi Pampers mengumumkan hasil survei dari 5 kota besar Indonesia bahwa 62 persen bayi saat ini tidak mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Mereka terbangun lebih dari satu kali saat malam hari.

Sementara 66 persen bayi mempunyai jam tidur kurang dari jam 12 jam, kurang dari jumlah tidur bayi yang seharusnya.

“Padahal tidur cukup di malam hari merupakan hal yang penting untuk semua orang khususnya untuk bayi,”  kata Dr. Rini Sekartini, Dokter Anak Konsultan Tumbuh Kembang di Hotel Pullman, Jakarta.

“Tidur merupakan prioritas utama buat mereka agar pertumbuhan dan perkembangan berjalan secara optimal. Itulah kenapa pentingnya menjaga kenyamanan tidur bayi di malam hari,” Tutur Dr. Rini menambahkan

Menurut Rini, salah satu faktor gangguan tidur bayi yaitu perubahaan suhu dan lingkungan yang tidak nyaman. Termasuk menjaga popok tetap kering agar kulit bayi terjaga dari iritasi dan tidur dengan nyaman.

Melalui survei ini juga 98 persen para ibu menyetujui bahwa jika bayi mereka dapat tidur dengan nyenyak di malam hari, bayi mereka akan bangun dengan senyum ceria di pagi harinya. Dua hal yang menjadi faktor utama bayi terganggu tidurnya yaitu lapar dan popok basah. « [teks @jeanjany | foto

SHARE