Bila Ingat Akan Kembali. Sejuta pesona di BIAK

0
587
Biak Numfor

Biak Numfor merupakan pulau terbesar di antara kepulauan di pesisir utara Papua. Alam yang elok dengan gugusan pulau tertutup hutan hujan dengan jumlah spesies burung endemik terbanyak, dan sambutan senyum manis orang-orang lokal yang ramah, seakan memberi kesan menyenangkan di Pulau Biak.

Kepulauan ini sangat penuh dengan cerita sejarah, mulai dari Kesultanan Tidore yang menguasai kepulauan ini pada awalnya, kemudian menjadi medan perang antara tentara Sekutu dan Jepang semasa Perang Dunia II, dan sempat dibombardir oleh Amerika Serikat pada 29 Mei 1944. Selanjutnya, pada 2005 Pemerintah Rusia ingin menjadikan Biak sebagai lokasi peluncuran roket dan satelit karena lokasinya strategis. Bandara di Biak juga pernah disinggahi penerbangan Jakarta – Biak – Honolulu – Los Angeles, namun ditutup akibat krisis moneter pada 1997.

BIAK adalah kepanjangan dari Bila Ingat Akan Kembali, sudah pasti wisatawan yang pernah datang ke sini akan kembali untuk menyaksikan keindahan Pulau Biak. Selain dekat dengan rumah hiu paus di Teluk Cendrawasih, hamparan atol, dan terumbu karang, Biak juga memiliki tempat-tempat indah yang patut G-Readers kunjungi di sini,

G-Readers akan puas dengan wisata pantai di Pulau Biak, Pantai Barito, Pantai Parai, dan Pantai Bosnik akan menyuguhkan keindahan yang luar biasa dan berbeda. Selain itu ada Goa Binsari yang menyimpan keajaiban alam yang bernilai sejarah tinggi, Monumen Perang Dunia II di Pantai Bosnik, Taman Burung dan Taman Anggrek di Jalan Raya Bosnik KM 12 Biak Timur, Pulau Rurbas di gugusan Pulau Padaido Biak Timur, Pantai Segara di Desa Woniki, Air Terjun Wafsarak di Biak Utara, dan semua lokasi tersebut menyimpan sejuta pesona dan juga kuliner yang tidak akan habis, dan akan selalu terkenang. Ketika G-Readers mengingatnya pasti ingin kembali ke Biak. Sebagai gambaran awalnya, yuk lihat foto-foto biak pada galeri di bawah ini. «[teks @EL_Sutopo | foto Indonesia.travel]

Sumber: Indonesia.travel

SHARE