Inilah pemenang XXI Short Film Festival 2015

0
492

XXI Short Film Festival 2015 akhirnya sampai pada puncak acara, bertajuk Awarding Night  yang dilaksanakan di XXI Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2015 kemarin,

Acara ini dihadiri oleh ratusan tamu undangan, mulai dari kalangan pemerintahan, insan perfilman, kaum jurnalis dari media cetak serta elektronik,  dan berlangsung dengan meriah yang dipandu Ferry Salim dan Olga Lydia.

Wajah penasaran dan tegang terpancar dari para peserta XXI Short Film Festival 2015 yang tengah bersiap mendengarkan pengumuman pemenang. Namun, jauh sebelum diumumkan, para peserta dan tamu dihibur dengan penampilan Bonita & the husBand sebagai pembuka acara.

Sekadar informasi, XXI Short Film Festival 2015 telah berlangsung sejak 18 Maret 2015, dengan pemutaran film pendek peserta, workshop, dan pitching forum. Awalnya dari 100 proposal pada Pitching Forum, kemudian dipilih 30, dan dilanjutkan dengan pemilihan 10 terbaik, hingga pada Awarding Night kemarin diumumkan tiga pemenang.

Adapun tiga pemenang yang telah melalui penilaian juri, antara lain:

  • MENJELANG SIANG oleh Iqbal M. Hamdan, Luhki Herwanayogi, Yogyakarta
  • HUMUS oleh Rucita Nandisa Putri, Adiyan Chandra Tejo, Tua Darwin Sipayung, Kupang
  • CINTA ITU KECOA oleh Arya Tri Prabawa, Damar Aryudika, Bofandra, Jakarta

Tiga pemenang ini mendapat total pendanaan pembuatan film sebesar Rp 10.000.000 dan piagam penghargaan dari XXI, serta tambahan Rp 5.000.000 dari Aprovi.

Awarding Night XXI Short Film Festival 2015 berjalan sangat menarik, dengan kehadiran film Lemantun dari Wregas Bhanuteja yang berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus. Konsep film yang sederhana dari kehidupan tradisional pribadinya, Wregas selaku sutradara film Lemantun menuturkan, “film Lemantun ini berdasarkan cerita asli dari keluarga saya sendiri di tahun 2011,

“Eyang putri saya membagikan lemari kepada anak-anaknya. Film ini menjadi terapi bagi saya untuk selalu kangen dan pulang ke keluarga di Jogja maupun di Solo. Dan, apabila film ini bisa juga mejadi terapi bagi teman-teman semua, aku akan sangat berterima kasih banyak,” jelas Wregas.

Selain para pembuat film pendek, XXI Short Film Festival 2015 diikuti masyarakat penikmat film pendek dengan antusias. Tercatat, kehadiran penonton film pendek selama lima hari penyelenggaraan, telah mencapai 6.500 penonton, dan setiap tahun diyakini angka ini akan semakin meningkat.

Melalui acara ini, dipastikan bakat anak Indonesia dalam berkarya menciptakan sebuah film berkualitas tidak akan terbuang sia-sia. Pasalnya, XXI Short Film Festival menjadi wadah yang tepat. Sampai ketemu di XXI Short Film Festival tahun depan dan maju terus dunia perfilman Indonesia! « [ teks & foto @EL_Sutopo]

Berikut daftar peraih penghargaan dari setiap kategori di Awarding Night XXI Short Film Festival 2015:

Film Pendek Fiksi Naratif Terbaik:
Lemantun (Wregas Bhanuteja)

Film Pendek Animasi Terbaik:
Djakarta-00 (Galang Ekaputra Larope)

Film Pendek Dokumenter Terbaik:
Digdaya Ing Bebaya (BW Purba Negara)

Film Pendek Fiksi Naratif Pilihan Media:
05:55 (Tiara Kristiningtyas)

Film Pendek Animasi Pilihan Media:
A Week With Heru (Made Dimas Wirawan)

Film Pendek Dokumenter Pilihan Media:
Hari Yang Lain Untuk Bakka’ Sendana (N. Priharwanto)

Film Pendek Dokumenter Pilihan IMPAS:
Digdaya Ing Bebaya (BW Purba Negara)

Film Pendek Fiksi Naratif Pilihan IMPAS
Lemantun (Wregas Bhanuteja)

Film Pendek Animasi Pilihan IMPAS
Pret (Firman Widyasmara)

Film Pendek Favorit ‘Pilihan Penonton’:
Lemantun (Wregas Bhanuteja)

Selain para pemenang diatas, panitia juga memberikan penghargaan untuk Spesial Mention yang terdiri dari:
Special Mention Film Pendek Dokumenter dari Juri Official:
Iblis Jalanan (Salman Farizi)

Special Mention Kategori Animasi dari Juri Official:
The Demits (Ruben Adriano)

Special Mention Film Pendek Naratif dari Juri Official:
Onomastika (Loeloe Hendra)

Para pemenang mendapat penghargaan dan uang tunai puluhan juta rupiah, voucher belanja, piala dan piagam dari Cinema 21, bantuan beasiswa dari SAE Institute Jakarta, dan semua film pendek pemenang akan diputar di jaringan bioskop Cinema XXI seusai festival.

 The Comment:

Anies Baswedan, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan RI, @aniesbaswedan

“Saya mengapresiasi sekali apa yang dikerjakan di dalam XXI Short Film Festival, ini kesempatan bagi generasi baru untuk bisa berkarya dan mendapatkan kesempatan untuk dinilai, diapresiasi oleh masyarakat luas. Film memiliki potensi sangat besar untuk proses pembelajaran terutama bagi anak-anak Indonesia dan untuk merekonstruksikan pandangan bersama tentang ke-Indonesiaan.”

Reza Rahadian, Actor, sekaligus Official Jury Short Film Fiction

“Film-film pemenang ini layak untuk diikut sertakan dalam festival film pendek Internasional. Kalau saya sih Pede banget yah untuk ikut festival Internasional, misalkan kategori festivalnya lagi sesuai dan mereka terpilih saya sih sudah nggak kaget, karena yang terpilih walaupun filmnya bertutur daerah, ya itu cerminan Indonesia.”