Menembus tempat yang tak terjamah di pegunungan China

0
440
Pegunungan Wuling
Pegunungan Wuling

Pegunungan Wuling terletak di China dan merupakan wilayah cagar alam nasional negeri Tirai Bambu. Tingginya berada di 2118 mdpl.

Awalnya pegunungan ini dinamai Fuling, yang berasal dari salah satu sekte Buddha di Dinasti Ming. Dahulu mereka menggunakannya untuk mencari ‘pencerahan’. Tetapi karena di sini selalu berawan dan berkabut, kemudian perlahan daerah ini dikenal dengan Pegunungan Wuling hingga sekarang.

Memiliki luas wilayah lebih dari 140 kilometer persegi, Pegunungan Wuling yang terbentuk dari kuarsit dan batu pasir, memiliki banyak pemandangan menarik. Di sini tersimpan lengkap sistem ekologi hutan bertemperatur sedang, sehingga wilayah ini memegang juga predikat sebagai ‘Bank Spesies di China Utara.

Selain itu wilayah Pegunungan Wulin juga termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

Dahulu turis hanya bisa menjelajah beberapa tempat saja dari rangkaian gunung-gunung di Wulin. Namun kini, Fuling Wuling Tourism Board telah membangun jalur jalan untuk wisatawan mencapai tempat-tempat yang belum terjamah di Pegunungan ini.

Jalur jalan ini telah diujicoba beberapa waktu lalu dan rencananya akan dibuka untuk umum di akhir Maret 2015 ini. Panjang jalur jalannya mencapai 800 meter dan ketinggiannya mencapai 500 meter.

Dengan akses baru ini, wisatawan dapat melihat lembah Pegunungan Wuling di bawahnya, Gunung Fanjing yang merupakan bagian dari rentetan pegunungan ini, berada di seberangnya. Gunung Fanjing merupakan rumah bagi habitat langka kera emas, dan tempat ini termasuk keramat bagi umat Buddha.

Akan menjadi kebanggan tersendiri bila G-Readers bisa menjadi orang Indonesia pertama yang menjamah keindahan baru wisata di Pegunungan Wuling ini. Buktikan kehadiran G-Readers di sana dengan foto dan juga cerita seru dari perjalanan itu.

Untuk masalah sharing foto dan ceritanya, gunakan saja operator Indosat. Karena Indosat memberikan tarif internetan yang nggak bikin dompet jebol. Indosat hanya mengenakan biaya Rp 79.000 per hari untuk sepuasnya internetan seharian, dan lagi tanpa perlu setting jaringan pemilihan operator di sana [sinyal Indosat tidak mencakup sepenuhnya wilayah China, pastikan sinyal kuat untuk berinternetan ria].

Tidak hanya di China, cakupan wilayah Indosat untuk biaya maksimal internet Rp 79.000 per hari berlaku juga di 83 negara di Asia, Australia, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika.

Jadi, kalau selepas dari China G-Readers mau berkeliling lagi tarif yang dikenakan pun masih sama. Ada yang mau menjadi yang pertama ke sana? « [teks @bartno | foto CEN]

SHARE