Masalah Fenita Arie dan makanan

0
188
Fenita arie
Jehezkiel Martua, Fenita Arie, Danny Hadhyan

Gigi ngilu saat makan atau minum mmm, nggak asyik ya G-Readers, ganggu banget. Begitu halnya yang dirasakan oleh selebriti tanah air, Fenita Arie.

Fenita bercerita, “Karena bekerja di bidang entertainment, seringkali saya harus makan di tengah kesibukan program acara. Saking padatnya jadwal, biasanya saya harus makan dengan cepat. Saat makanan datang, mau itu panas ataupun dingin, harus buru-buru dihabiskan. Karena gigi saya sensitif, ini menyiksa banget! Apalagi setelah itu saya harus tetap profesional dengan bersikap ramah dan menghibur. Akhirnya, nggak jarang saya harus memaksakan senyum padahal gigi masih terasa ngilu. Kebayang kan penderitaannya?”

Lanjutnya, “Selain itu, karena buat saya persahabatan dan keluarga itu penting banget, saya dan suami sering ngumpul bareng sambil sharing update dengan teman-teman dan keluarga besar kami tentang kehidupan masing-masing. Jujur saat akan bertemu teman-teman dan keluarga, saya seringkali merasa deg-degan, kira-kira kita mau ngumpul di mana ya? Makanannya apa ya? Apalagi keluarga saya termasuk keluarga besar yang doyan makan, kalau ada acara kumpul keluarga suka bawa makanan sendiri-sendiri. Nah, saat itu saya jadi suka pilih-pilih makanan menghindari pemicu gigi sensitif agar gigi tidak terlalu terasa ngilu saat makan dan mengganggu suasana. Teman-teman dan keluarga saya sudah tahu deh kalau saya tiba-tiba diam, pasti giginya lagi terasa ngilu. Mereka suka ngeledekin aku tapi akhirnya mereka menyarankan untuk mencari solusi yang tepat.”

Apa yang dialami Fenita sesuai dengan hasil penelitian kualitatif dari University of Sheffield, Inggris yang bekerjasama dengan GlaxoSmithKline. Penelitian mereka menunjukkan bahwa masalah sederhana seperti rasa ngilu akibat gigi sensitif ternyata dapat merusak kenyamanan dan keseruan bersosialisasi.

Penelitan itu bertujuan untuk mencari tahu dampak yang ditimbulkan oleh rasa ngilu akibat gigi sensitif. Hasilnya ada 3 jenis dampak yang berujung pada berkurangnya kualitas hidup seseorang, yaitu dampak fungsional, emosional, dan sosial.

Jehezkiel Martua selaku GSK Oral Health Care Expert Marketing menjelaskan, “Dampak fungsional adalah dampak yang berakibat langsung pada kesehatan dan fungsi tubuh. Karena dihantui rasa ngilu, kita jadi membatasi diri untuk menikmati makanan dan minuman, akibatnya bisa saja kebutuhan nutrisi kita jadi kurang tercukupi. Sementara dampak emosional juga sangat jelas dan nyata kita rasakan, yaitu rasa terganggu. Misalnya rasa terganggu oleh rasa ngilu yang tiba-tiba datang, rasa kesal karena tidak bisa menikmati makanan dan minuman favorit, hingga ke rasa terganggu karena harus ‘menyusun strategi’ dalam mengatasi rasa ngilu, seperti mengubah cara makan dan minum.”

Karena itu GlaxoSmithKline [GSK] melalui brand Sensodyne menggelar event yang bertempat di Living World, Alam Sutera, Tangerang, Sabtu [11/04], bertema Sensodyne Enjoy Tanpa Ngilu! Zone. Acara ini adalah puncak penyelenggaraan Enjoy Tanpa Ngilu! yang telah digelar sepanjang Januari hingga Maret 2015, yang bertujuan untuk menginspirasi dan mendorong masyarakat untuk segera terbebas dari masalah ngilu dan gigi sensitif.

Dalam acara puncak ini menghadirkan 40 food truck dan food stall ternama ibukota yang menyajikan ragam kuliner dari berbagai negara. Danny Hadhyan selaku Marketing Director GSK mengatakan, “Sensodyne selalu berkomitmen untuk memastikan bahwa produk dan program-program yang kami jalankan memiliki relevansi dengan kebutuhan konsumen. Melihat kenyataan bahwa rasa ngilu akibat gigi sensitif memiliki dampak yang negatif terhadap kenyamanan kita sehari-hari, Sensodyne mengajak masyarakat Indonesia untuk segera mengatasi rasa ngilu akibat gigi sensitif karena hidup akan lebih berkualitas saat kita dapat menikmati momen makan dan minum di tengah waktu bersosialisasi bersama orang-orang terdekat.”

Bagi Fenita Arie kini masalah gigi ngilunya sudah teratasi. Dan semoga G-Readers yang mengalami masalah serupa dapat segera mengatasi masalah gigi ngilunya ya. « [teks @bartno | foto @deahijjrah]

SHARE