Jika musisi berbagai genre, lantunkan lagu keroncong

0
228
Dewi Gita dan Sundari Soekotjo
Dewi Gita dan Sundari Soekotjo

Untuk pertama kalinya, Galeri Indonesia Kaya [GIK] menyelenggarakan Keroncong Week yang diselenggarakan pada 7-12 April 2015. Bekerja sama dengan Yayasan Keroncong Indonesia (YAKIN) dengan tema Keroncong Djoeara Noesantara (KEDJORA), Keroncong Week menampilkan musik keroncong yang diaransemen secara orisinil dan juga cross genre.

Beberapa musisi yang meramaikan Keroncong Week, sebagian besar merupakan penyanyi dengan genre pop, dangdut, jazz, bahkan rock. Seperti Yana Yulio, Winda Viska, Dewi Gita, Ikke Nurjanah, Kunto Aji, Rieka Roeslan, Iman “J Rock”, Candil, Dira Sugandi, Indra Aziz, dan Angel Pieters.

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk bisa tampil di Keroncong Week. Bangga pastinya menjadi salah satu generasi muda yang ikut membudidayakan musik keroncong, yang merupakan musik asli Indonesia. sudah semestinya kita merasa bangga terhadap segala aspek kebudayaan yang kita miliki,” ungkap Kunto Aji.

Ikke Nurjanah
Ikke Nurjanah

Keroncong Week juga diisi dengan penampilan dari tiga grup keroncong, yaitu Keroncong Toegoe (New Version), Keroncong Pesona Jiwa dan Otti Djamalus Home Band. Mereka membawakan lagu-lagu seperti “Waktu Potong Padi”, “Jali Jali Jakarta”, “Ajun Ajun Ajun”, “Kampung Toegoe”, “Bandung Selatan di Waktu Malam”, dan lain sebagainya.

“Keroncong adalah musik asli Indonesia, yang memberikan identitas bangsa. Melalui Keroncong Week kami ingin terus melestarikan keroncong dan memperkenalkan keroncong kepada generasi muda,” ujar Renitasari Adrian Program Director Djarum Bakti Budaya. « [teks[email protected]foto dok Image Dynamics]