Jelang konser, kata Judika: Aku spesialis lagu yang susah-susah

0
238
Judika Love of My Life
Judika

Perjuangannya di industri musik dimulai dari panggung ke panggung, dari kompetisi ke kompetisi. Hingga akhirnya penyanyi bernama lengkap Judika Nalon Abadi Sihotang ini meraih posisi runner-up Indonesian Idol musim kedua.

Dari situ, industri musik menerimanya dengan baik. Lagu-lagu Judika banyak digemari. Dan kini Judika sedang bersiap ke tantangan selanjutnya yakni menyanyikan lagu Queen dengan iringan orkestra dalam konser bertajuk “Love Of My Life” bersama The Resonanz Music Studio.

“Aku tertarik dengan konser ini karena diiringi orkestra. Dan ini tantangan baru buat aku,” jelas Judika kepada kami selepas latihan perdananya bersama Resonanz di Balai Resital Kertanegara, Jakarta Selatan, belum lama ini. “Karena lagunya sudah ditentuin, dan aku dapet yang susah. Kaya ‘Barcelona’ yang nggak pernah aku bawain dan masih belajar sampai sekarang. Sepertinya aku memang spesialis lagu yang susah-susah. Dari dulu konser apa pun, sama mas Andi Rianto, sama mas Erwin pasti dapat lagu yang susah. Tapi rasanya pas tampil bawain lagu yang susah bakal total banget dan begitu kelar puas banget. Ya mungkin itu salah satu kelebihan yang dikasih Tuhan.”

Waktu konser yang tinggal beberapa hari lagi tepatnya di Sabtu, 18 April ini pukul 19.30 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, dan padatnya jadwal Judika, perlu disiasati supaya ia tampil prima nanti. Dan ini cara Judika untuk mensiasati semua urusannya di tahun ini,

“Kebetulan tahun ini tahun ‘gila’, karena aku banyak urusan-urusan lain, keluarga juga. Terutama anak, aku nggak mau anakku kehilangan sosok papahnya. Jadi aku sebisa mungkin minta selalu first flight untuk berangkat ataupun pulang. Jadi pas sampai rumah aku sempetin dulu ketemu anakku karena aku tahu jam bangunnya. Paling tidak saat dia bangun aku ada [Nama putri Judika dan Duma Riris adalah Cleo Deomora Boru Sihotang yang lahir pada 20 Oktober 2014].”

“Untuk istirahat memang agak sulit, tapi untungnya aku sudah biasa dengan situasi seperti ini, lomba-lomba nyanyi yang kadang-kadang waktunya nggak jelas, jadi mungkin Tuhan kasih tahu itu sekarang, itu medannya seperti kaya gini. Jadi aku bisa paham kenapa dulu lama berhasilnya. Jadi sekarang itu lebih mengatur semuanya, kapan bisa tidur, meski susah cari waktu tidur jadi di pesawat tidurnya. Kalau misalkan lagi serak, aku harus tahu kapan suaraku balik, dan berapa jam aku harus istirahat, jadi benar-benar harus kenal diri sama paham situasi lah.”

“Dan bila ada waktu aku pasti latihan. Tadi aku minta direkamin semuanya, minus one, supaya aku tahu ada vokal di mana, jadi nanti pas sampai rumah belajar lagi. Sambil tidur biasanya aku dengerin lagi, minimal tempo nggak hilang, paling aku kerjanya tinggal di lirik.”

Selain mengatur jadwal yang padat itu, Judika juga punya cara untuk bernyanyi dengan diiringi orkestra, “Tempo-tempo di klasik itu banyak isian yang harus. Aku kan rajanya improvisasi, tapi kalau di sini nggak boleh, ada batasnya. Aku nggak bisa improve terus karena bisa ganggu notasi yang lain, karena mereka juga main melihat notasi semua, nggak ada yang improve juga. Tapi kalau band bisa improve. Jadi kita harus bisa kerjasama bawain suatu lagu yang sudah ditulis not yang sudah ada nilainya semua.”

Terlihat cukup rumit ya G-Readers, huf, dan di konsernya itu Judika akan membawakan lima lagu Queen. Ingin tahu bagaimana proses latihannya,  berikut foto-foto latihan mereka:

¬ę [teks @bartno | foto @ryanstones]

SHARE