Vino G. Bastian akui film Toba Dreams menguras energi dan aktingnya

0
1351
Vino G. Bastian
Vino G. Bastian
Vino G. Bastian
Vino G. Bastian

Aktor kawakan, Vino G. Bastian siap membuat movie holic kembali terkesima dengan aktingnya, lewat film terbarunya, Toba Dreams yang akan tayang mulai 30 April 2015 mendatang di bioskop tanah air.

Dalam film garapan sutradara Benny Setiawan ini, Vino akan beradu akting dengan aktris Marsha Timothy yang tak lain istrinya sendiri, dan aktor senior, Mathias Muchus.

Film Toba Dreams mengangkat cerita perjuangan Sersan TB Silalahi (Mathias Muchus) dengan penuh perjuangan mengurus anak-anaknya. Mengurus anak tak semudah yang dibayangkan TB, ia harus mengalami kesulitan saat anak sulungnya Ronggur (Vino Bastian) yang memberontak ketika mencintai wanita beda agama bernama Andini (Marsha Timothy). Selain itu, Ronggur selalu ingin merubah nasib hingga menghalalkan berbagai cara demi mencapai hal tersebut.

Baru baca sinopsis singkatnya saja, film Toba Dreams sudah memancing rasa penasaran. G-Readers, juga pasti penasaran kan? Bagaimana kelanjutan kisah tokoh asal tanah batak ini, dan seperti akting Vino?

Sebagai pemanasan sebelum kamu dibuat kagum dengan akting aktor yang juga berperan di film Realita Cinta Rock N Roll ini, lebih baik ‘intip’ wawancara ekslusif Ghiboo dengan Vino G. Bastian, berikut ini:

• Apa alasan kamu memilih bermain di film Toba dream?

“Sebenarnya film ini sendiri menarik, kolaborasi dari aktor dan juga krunya merupakan paduan yang terbaiklah di Indonesia kalau bisa dibilang. Sutradaranya sendiri mas Benny setiawan, sebelumnya sudah pernah kerja sama bareng juga siapa coba yang mau nolak di tawarin film dengan cerita yang bagus.”

• Apa yang membuat film ini menarik?

“Film ini bercerita tentang keluarga, pentingnya komunikasi dalam sebuah keluarga. Film ini memang dilatar belakangi dengan suasana Batak, yang bikin unik itu ceritanya lebih ke multiculture, bukan hanya Batak saja. Jadi tentang Indonesia, tentang toleransi, tentang hubungan dengan anak, dengan orangtua, istri dan suami, kakak dengan adik, dan menurut saya film tentang keluarga ini mau sampai kapan pun tak akan pernah habis untuk diceritakan.”

• Kenapa Vino tertarik memerakan peran tersebut?

“Yang Batak itu sebenarnya bapaknya, yang diperankan Mathias Muchus, kalau saya sebagai Ronggur yang berdarah Batak dan ibu Jawa. Ceritanya, bapaknya ini seorang tentara yang sepanjang hidupnya menghabiskan waktu untuk mengabdi kepada negara. Ketika bapaknya pensiun, komunikasi yang selama ini bapak sama anak harusnya dekat, ini tidak ada. Malah renggang, yang mengakibatkan konflik, dan akhirnya jadi meruncing antara keluarga ini,

“Sementara bapaknya pensiun mau pulang kekampungnya, dan anaknya yang besar di kota jadi shock, karena dia merasa bukan orang batak, karena sudah besar di kota. Ibunya Jawa, sementara bapaknya batak banget itu sudah suatu pertentangan yang besar jadinya.”

Toba Dreams
Salah satu adegan film Toba Dreams

• Apa yang menjadi tantangan dalam memerankan karakter Ronggur?

“Tantangan nya itu dimulai dari dia bujangan sampai dia punya anak, Ronggurnya menghadapi berbagai konflik. Jadi, film ini bukan hanya membahas satu konflik, tapi multikonflik yang cukup menguras energi dan akting.”

• Bagaimana cara kamu mendalami peran Ronggur ?

“Sebenarnya susah susah gampang ya. Untuk saya pribadi, anak jaman sekarang itu kan pastinya dari orang tua yang bukan asli Jakarta, pasti dari daerah dan mereka besar di Jakarta, hidup dengan budaya Jakarta, walaupun orang tuanya dari daerah tertentu. Nah, film ini orang tuanya dari Batak, sibuk dengan kerjaannya, dan ia besar dengan ibunya yang Jawa, jadi budayanya itu dia tidak merasa kalau dia orang Batak, jadi dia tidak merasa dekat dengan tanah leluhur bapaknya. Jadi, ketika bapaknya memutuskan untuk pindah ke sana itu menjadi konflik tersendiri yang dihadapi oleh Ronggu.”

• Pesan yang di sampaikan dalam pesan ini apa?

“Kalau pesan, saya kira penontonnya juga memiliki pesan tersindiri untuk mereka, namun untuk saya sendiri ke mana pun kita melangkah, pasti kita akan kembali kekeluarga, dan pentingnya hubungan komunikasi yang baik. Misalnya, kita mau terjun dengan masyarakat, gimana caranya kita bisa menghargai orang, kita bisa bertoleransi semua dibangun dari keluarga. Pendidikan dalam keluarga itu penting banget.”

• Ada kejadian berkesan yang tidak bisa dilupakan pada saat syuting?

“Di sana itu budayanya memang beda banget sama di Jakarta, baik kuliner dan di sana kita syutingnya itu dirumah panggung yang memang tradisional banget, dan itu menarik banget menjadi pengalaman baru dan unik. Apalagi di Sumatera itu gudangnya kuliner, jadi tiap hari itu berbagai makanan di coba ikan, mie makanan yang terkenal disana itulah yang menarik kalau ngomongin soal danau Toba.”

• Dialog yang menurut kamu memiliki makna yang berkesan ?

“Kalau lelaki yang hebat itu bukan lelaki yang pernah melewati ribuan pertempuran, tapi mereka yang selalu ada untuk keluarganya.”

• Pesan dan harapan untuk film Toba Dreams?

“Film ini menghibur, kita buat film ini dengan hati dengan solid ingin memberikan film yang berkualitas mudah-mudahan penonton Indonesia untuk tanggal 30 April nanti bisa menyempatkan diri untuk melihat hasil karya kita.” [teks @jennyanjani |foto @mirzablue/twitter]