Selain kulit, mata juga butuh proteksi sinar UV

0
132
kacamata hitam

kacamata hitamRadiasi sinar UV ternyata tak bisa dipungkiri keberadaannya dengan side effect yang terjadi pada manusia di kemudian hari. Begitu banyak krim kulit yang menyuguhi UV protection. Tetapi tak hanya kulit saja yang membutuhkan proteksi UV, mata pun perlu perlindungan sinar UV.

Memang tak begitu ter-expose bahwa mata membutuhkan perlindungan sinar UV. Dokter spesialis mata, Dr. Yulia Aziza Sp.M, menjelaskan bahwa efek jangka panjang mata terhadap sinar UV tidak berefek pada masa muda. Namun, berefek ketika seseorang menginjak umur 50 tahun ke atas. Salah satu dampaknya ialah penyakit katarak.  Menurut laporan Kementerian Kesehatan, Indonesia merupakan peringkat kedua negara yang memiliki penderita katarak. Pada tahun 2014 tercatat sebanyak 240.000 orang menderita kebutaan karena katarak.

Memang Indonesia adalah negara tropis dan selalu terkena sinar matahari langsung. Nah, G-Readers, nggak mau kan efek dari sinar UV itu terjadi padamu di masa tua nanti?

Dari sekarang, kamu bisa memulai langkah sederhana untuk melakukan proteksi pada matamu. Yuk, ikuti langkah berikut ini:

» Wearing a cap
Fungsi topi ternyata tidak hanya untuk melindungi kepalamu atau menghindari matamu dari silaunya sinar matahari. Di luar sepengetahuanmu, sebenarnya topi bisa juga melindungi matamu dari sinar UV.

» Kacamata gelap
Jika kamu menggunakan kacamata, membeli lensa supersin [lensa yang warnanya berubah gelap] adalah pilihan yang baik terutama untuk aktivitas outdoor. Bagi kamu yang tidak berkacamata, kamu bisa menggunakan kacamata hitam.

» Softlens anti UV
Kamu pergi ke optik yang memiliki sederet softlens menarik dengan brand yang berbeda-beda. Pilihan yang lebih baik jika softlens yang kamu tunjuk, mempunyai UV protection dan terbuat dari hydrogel [memudahkan mata untuk menerima asupan oksigen]. «[teks @03BMAI | foto freeimages.com]

SHARE