Dance Recital, Marlupi Dance Academy di Gedung Kesenian Jakarta

0
338

Pada hari terakhir pekan kemarin [26/04], Gedung Kesenian Jakarta, dipenuhi oleh para orangtua dan penikmat seni tari yang ingin melihat penampilan menarik dari murid-murid Marlupi Dance Academy [MDA]. Setidaknya pagelaran tahunan MDA kali ini diikuti 200 murid dari usia 2,5 tahun hingga dewasa.

Bertemakan ‘Dance Recital 2015‘ MDA menyuguhkan ragam tarian modern seperti, Hip Hop, Jazz Funk, Lyrical, dan Contemporary.

Fifi Sijangga selaku Managing Director MDA menyampaikan, “Ini merupakan kegiatan rutin Marlupi Dance Academy setiap tahunnya yang selalu diadakan setiap April atau Mei [dari tahun 1993-2015]. Yang tampil adalah murid-murid pemula dan yang sudah mahir. Kami satukan mereka supaya yang masih pemula termotivasi, juga dari orangtua bisa melihat perkembangan muridnya dari tahun ke tahun.”

Pertunjukannya sendiri dimulai dari pukul 11.05 hingga pukul 13.15, yang dibagi dalam dua sesi dengan jeda istirahat 20 menit. Secara keseluruhan ada lebih dari 25 tema yang dimainkan. Menurut Head of Modern Dance MDA, Monika Djauhari, “Tidak ada konsep khusus untuk semuanya, jadi ini lebih ke beberapa konsep dari setiap cabang.”

Karena banyaknya anak-anak yang turut serta dalam pagelaran ini, ada suatu kejadian menarik, “Ada satu anak tiba-tiba ‘miss mau pipis, dia lari masuk ‘nggak mau nggak bisa katanya’ ya sudah kita antar ke toilet dan sampai dia balik nari lagi. Memang membuat anak-anak bisa dan hafal itu kerja keras dari guru masing-masing. Jadi kadang gurunya di pinggir-pinggir panggung juga agak nyontohin. Berani berdiri saja dengan lighting dan layar itu sudah bagus. Kita juga berusaha menyampaikan bahwa support dari orantua itu very important untuk kemajuan skill mereka.”

MDA yang telah berdiri sejak tahun 1956, kini telah memiliki 33 cabang dengan total murid mencapai lebih dari 2500. Kunci suksesnya adalah komunikasi yang baik antara guru, murid, dan orangtua murid. Staff pengajar juga kerap mengikuti seminar tari baik di dalam maupun luar negeri untuk terus meningkatkan kemampuan, selalu intropeksi kekurangan di MDA, dan menerima masukan dari pihak eksternal. « [teks dan foto @bartno]