Stone Cold Steve Austin menceritakan tantangan barunya yang berhadiah 130 juta

0
492
Stone Cold Steve Austin

Kepala plontos, badan besar, dan selalu berkata-kata ‘keras’ kepada para lawannya, Stone Cold Steve Austin menjadi sosok fenomenal dalam dunia gulat WWF, WWE, WCW, dan ECW.

Tetapi kini ia sudah tidak berkecimpung lagi di sana, di dunia gulat yang telah membesarkan namanya. Steve Austin sang legenda WWF, saat ini menjadi host untuk acara ‘Broken Skull Ranch‘.

Broken Skull Ranch adalah acara reality show yang menantang 8 kontestan untuk diuji dalam 3 tahap tantangan fisik, yaitu bracket format, pit challenge, dan skullbuster. Program reality show ini tayang di saluran televisi berbayar KIX setiap Rabu pukul 20.00 WIB, tayangan perdananya tayang pada 6 Mei 2015.

Bagaimana ceritanya hingga muncul ide untuk membuat reality show ini, berikut wawancara kami [G] dengan Steve Austin [S].

G: Bisakah Anda jelaskan kepada kami tentang program acara ini?
S: Kami menamakannya Steve Austin’s Broken Skull Challenge. Di sini kami mengundang 8 atlet elit dari berbagai latar belakang untuk datang ke Broken Skull Ranch. Mereka akan berkompetisi untuk menentukan siapa yang terbaik dengan menerima tantangan demi tantangan. Bagi peserta yang gagal mengikuti setiap tantangan akan tereliminasi dan dikirim pulang dari Broken Skull Ranch.

Ada 3 kompetisi yang dimulai dengan 8 orang. Akan ada satu peserta yang lolos pada hari itu. Pada hari berikutnya, peserta akan kembali untuk menghadapi tantangan Skullbuster lainnya. Peserta yang berhasil melewati tantangan akan mendapatkan USD 10 ribu [sekitar IDR 130 juta] dari saya.

Alasan kenapa saya menciptakan kompetisi ini adalah karena saya pernah menjadi host untuk pertandingan sepakbola dan gulat internasional. Kemudian muncul ide “Broken Skull Challenge” ini dan saya sangat menyukainya. Dasarnya adalah karena saya suka kompetisi dan berharap penonton akan menikmati acara ini.

Kontestan Broken Skull Ranch
Kontestan Broken Skull Ranch

G: Tantangan seperti apa yang Anda maksudkan dalam program acara ini?
S: Saya pikir, tantangan-tantangan di acara ini bisa menjadi tantangan yang ditakuti peserta atau belum pernah mereka rasakan. Contoh yang paling sederhana pada tahap pertama, berupa tantangan parit air sepanjang 14 meter dan kedalaman 1 meter dengan lonceng tergantung di ujung parit. Para peserta harus masuk ke dalam parit dari garis start dan berusaha mencapai ujung parit untuk membunyikan lonceng. Para peserta dapat menggunakan strategi apa pun untuk sampai di ujung parit guna membunyikan lonceng pertama kali dan menjadi pemenangnya.

G: Adakah tantangan berbahaya yang harus dilalui para peserta dalam kompetisi ini?
S: Sejauh ini, tidak ada tantangan yang berbahaya. Kami membuat banyak perlindungan di area sekitar. Pada bagian pertama, akan ada kompetisi antara wanita dengan wanita, pria dengan pria, dan kami memberikan perlindungan yang tinggi di lokasi.

G: Selama acara berlangsung, adakah peserta yang mengalami cedera parah?
S: Sejauh ini, tidak ada peserta yang mengalami cedera serius. Mereka hanya mendapat memar dan tergores di sana sini, tapi tak ada yang serius.

G: Apa tantangan paling sulit yang Anda berikan kepada para peserta?
S: Tantangan paling sulit yang saya buat bisa Anda lihat di tantangan Skullbuster urutan ke delapan sampai sembilan yaitu Deep Freeze dan Heartbreak Hill.

G: Adakah pengalaman paling berkesan antara Anda dan para peserta?
S: Sangat sulit untuk menjelaskan, karena pada awalnya para peserta datang ke Broken Skull Ranch dengan membawa kharisma masing-masing dan mereka sangat serius untuk menjalani tantangan demi tantangan. Tidak ada hal-hal khusus yang terjadi diantara kami. Yang ada hanya keseriusan mereka untuk lolos dari tantangan yang saya berikan.

Steve Austin 3

G: Apakah definisi pria atau wanita yang tangguh menurut Anda?
S: Definisinya sangat sederhana, Anda tidak perlu menang atau kalah dalam sebuah kompetisi. Anda hanya perlu untuk maju, memberikan yang terbaik dan melakukan yang bermanfaat untuk orang lain serta jadilah orang yang cerdas. « [teks @bartno | foto dok. Broken Skull Ranch]