Rio Febrian sajikan musik kekinian di album baru

0
389
Rio Febrian
Rio Febrian
Rio Febrian
Rio Febrian

Rio Febrian merilis album ke-enam yang berjudul Love Is. Dari 13 lagu yang terdapat dalam album Love Is, 8 lagu diantaranya digarap di The Kennel Studios, Stockholm, Swedia selama dua minggu.

Peluang menggarap lagu di Swedia, diperoleh Rio dari Alexander Sancara, selaku Managing Director Sony Music. Setelah ditawari hal tersebut, Rio mengaku takut akan kendala bahasa.

Selain itu, Rio merasa bahwa orang-orang di sana tidak mengenal dirinya dan musiknya, namun kekhawatirannya ternyata tidak terjadi.

“Jadi bahasa musik yang terjadi di Swedia. Dua minggu, delapan lagu, amaze juga,” ungkap Rio saat jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Rio, yang menjadikan proses penggarapan albumnya berlangsung cepat adalah sistem yang teratur.

“Kita tinggal milih yang cocok kerja sama kita. Nggak ada sesuatu yang membedakan, cuma sistem kerja mereka sudah teratur,” tambah suami dari Sabria Kono ini.

Saat penggarapan album Love Is di Swedia, Rio berkolaborasi dengan sejumlah musisi Swedia, seperti Gustav Efraimsson, Iggy Strange-Dahl, Olof Lindskog, Jonathan dan Borjesson. Selain dengan musisi Swedia, Rio juga bekerjasama dengan sejumlah musisi dalam negeri. Diantaranya, Andi Rianto, Irwan Simanjuntak, Stephan Santoso, Mhala Numata, Lale, Ilman, Nino, dan Alam Urbach .

Rio pastikan album Love Is berbeda

Album Love Is merupakan album yang berisi definisi cinta dari Rio yang berbeda dengan album-albumnya terdahulu. Dimana sebagian besar bernuansa ballad, yang menceritakan patah hati atau kejenuhan pada pasangan.

Di album ini Rio menyebarkan energi positif dengan lirik romantis, tentang pasangan atau keluarga. Hal tersebut memberikan kesegaran baru yang dapat didengar lewat lagu-lagu dengan beat dinamis.

“Kalau musiknya dibilang terkini banget, itu memang yang gue kejar. Kayak pemilihan single pertama diskusinya panjang banget,” lanjutnya.

Rio menambahkan, yang ia kejar saat mengeluarkan sesuatu yang baru adalah tantangan untuk dapat membuat sesuatu yang beda. “Orang harus berkali kali dengar, baru tahu itu lagunya Rio,” pungkas penyanyi 25 Febuari 1981 ini.

Dua single telah dirilis sebelum album Love Is beredar, yaitu “Memang Harus Pisah” dan “Matahari”. Kini Rio merilis single ketiga berjudul “Berdua”. « [teks[email protected]foto @ghiboo/riofebrian.com]

SHARE