Tips menghadapi masa transisi dari wanita karier menjadi ibu rumah tangga

0
147

Memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga, dan menanggalkan karier mungkin akan dialami semua wanita. Meskipun sangat sulit, menjadi ibu rumah tangga merupakan pekerjaan mulia.

Meskipun awalnya akan terasa sangat menyenangkan karena G-Readers bisa melihat anak tumbuh, menemani anak belajar, atau bahkan tidur siang bersama, namun tak bisa dipungkiri kegiatan tersebut akan menjadi membosankan karena kamu melakukan rutinitas yang sama setiap harinya.

Jangan menyerah! Jika kamu berhasil membuat keputusan untuk fokus menjadi full time mom, berikut beberapa tips agar masa transisi ini berjalan lebih lancar.

Hal pertama yang harus G-Readers lakukan adalah membangun rutinitas sebagai seorang ibu rumah tangga. Maksudnya, buatlah rutinitas yang sudah terencana setiap minggunya. Misalnya, setiap hari Senin pergi ke laundry atau menjadwalkan mencuci piring setelah jam makan.

Jangan menganggap menjadi ibu rumah tangga merupakan pekerjaan gampang. Tetaplah untuk selalu belajar menjadi seorang ibu yang baik. Terlebih saat anak menanyakan sesuatu yang kamu belum yakin bisa memberikan jawaban yang tepat, maka cobalah untuk membaca buku dan majalah, atau mencari referensi melalui website.

Terlebih lagi, para orangtua saat ini dihadapkan dengan berbagai pilihan, seperti apakah anak perlu vaksinasi atau tidak? Popok kain atau pampers? Semua hal-hal ini harus dilakukan riset kecil-kecilan sebelum membuat keputusan.

Supaya tak mudah bosan, tak ada salahnya untuk mencari kegiatan yang bermanfaat dan menghasilkan. Mengingat waktu di rumah sangat banyak, cobalah untuk mulai menjajaki kemungkinan untuk mengembangkan hobi seperti menjahit, menulis atau memasak. Dari sini, akan terbuka kesempatan untuk mengembangkan bisnis dari rumah. « [teks @innespw | foto Shutterstock]

SHARE