Bahaya asap dapur bagi kesehatan

0
469

Negeri kita tercinta ini memiliki ragam menu masakan yang jumlahnya mungkin mencapai jutaan resep, dan setiap daerah ada ciri khasnya tersendiri. Proses memasaknya pun, ada yang cuma beberapa menit hingga sampai jam-jaman. Namun sayang masih banyak warga Indonesia belum memahami dampak negatif dari asap dapur.

Data dari WHO [Organisasi Kesehatan Dunia] menunjukkan sekitar 3 miliar manusia memasak dengan menggunakan bahan bakar padat [kayu, kotoran hewan, batu bara, dan limbah tanaman]. Sehingga tanpa disadari asap itu lama-lama melemahkan tubuh mereka lewat sakit di saluran pernapasan hingga terjadinya kanker paru.

Data WHO menunjukkan 4,3 juta orang meninggal prematur dari penyakit yang disebabkan oleh polusi udara rumah tangga, akibat tidak efisiennya penggunaan bahan bakar padat [data 2012].

Ternyata, pengguna bahan bakar lainnya untuk memasak juga berdampak negatif bagi tubuh akibat asap yang ditimbulkan.

Dalam jurnal kesehatan di American Journal of Epidemiology [AjE] yang dibuat oleh The Johns Hopkins University School of Hygiene and Public Health [2000] menunjukkan, ada hubungan antara asap saat memasak dan kanker paru yang diderita wanita Taiwan yang tidak merokok.

Kesimpulannya, para peneliti menduga bahwa asap dari minyak goreng saat memasak merupakan faktor pemicu kanker paru para wanita Taiwan yang tidak merokok itu. Kebanyakan cara memasak mereka adalah sama dengan kita, menggoreng bumbu-bumbu hingga menimbulkan asap yang bisa terhirup kita.

Menurut dr Lula Kamal dalam suatu kesempatan peluncuran peralatan masak di Jakarta, belum lama ini, menjelaskan, “Asap dari setiap pembakaran mengandung tiga zat kimia berbahaya yaitu CO2 [karbon dioksida], SO2 [sulfur dioksida], dan NO2 [Nitrogen Dioksida]. Ketiga zat ini dapat merusak saluran pernapasan kita. Malah kalau ventilasinya tidak baik, asapnya berputar terus, kita sama saja dengan menyalakan 1.000 batang rokok terus-menerus.”

Memiliki ventilasi yang baik di ruang masak, dan atau menambah alat penghisap asap dapur adalah cara yang penting untuk meminimalisir dampak asap dapur bagi kesehatan kita. Selain itu dr Lula juga mengajurkan, “Kalau bisa 2-3 tahun sekali periksa lebih jauh ke THT.” Mengingat paparan asap yang kita temui bisa dari mana saja, kendaraan, masakan, dan rokok. « [teks @bartno | foto wikipedia]

SHARE