Manajer tur U2 meninggal saat tur di Los Angeles

0
306
U2
Dennis Sheehan
Dennis Sheehan

Band asal Irlandia, U2 sedang dirundung duka. Pasalnya, manajer tur mereka, Dennis Sheehan yang telah menangani U2 sejak tahun 1983 meninggal dunia, saat U2 tur di Los Angeles, Amerika Serikat [AS].

Kabar meninggalnya Dennis Sheehan ini dikonfirmasi langsung oleh U2 pada Rabu, 27 Mei 2015. Band yang digawangi Bono, The Edge, Adam Clayton, dan Larry Mullen, Jr ini, bersama Sheehan sedang menggelar konser di 20 kota.

Menurut sumber yang dilansir dari The Guardians, pria kelahiran Wolverhampton, Inggris 68 tahun yang lalu itu, meninggal karena penyebab natural. Paramedis sempat dipanggil ke Sunset Marquis Hotel, AS pada Rabu pukul 5.40 waktu setempat, karena dilaporkan ada serangan jantung.

Sayangnya, Dennis meninggal tak lama setelah paramedis dihubungi. Kepergian Dennis untuk selamanyanini juga hanya selisih beberapa jam, setelah konser U2, Selasa malam di The Forum, Los Angeles. Itu adalah penampilan pertama U2, dari lima pertunjukannya.

Diberitakan USA Today, seharusnya hotel tempat Sheehan meninggal adalah lokasi konser U2 untuk tanggal 28 Mei 2015. Mereka sedang berada di AS untuk Innocence Experience Tour yang digelar sejak 14 Mei lalu.

Tentunya, kepergiaan sosok Dennis yang turut mengikuti perjalanan karir musik U2, membuat Bono Cs dirundung duka mendalam.

“Kami kehilangan anggota keluarga, dan kami masih berusaha menanganinya,” ujar Bono melalui situs resmi mereka.

U2 dan Dennis Sheehan
Kenangan U2 bersama Dennis Sheehan

Bagi Bono, Dennis bukan hanya seorang legenda di bisnis musik. ia juga legenda dalam U2 dan tidak tergantikan. Bukan hanya U2 yang ditangani Dennis, tapi juga tetapi juga musisi legendaris lain. Seperti, Led Zeppelin, The Damned, Lou Reed, Patti Smith, dan Siouxsie and the Banshees. Dennis juga pernah mendapatkan penghargaan the Parnelli’s lifetime achievement pada tahun 2008.

Meninggalnya Dennis menjadi pukulan kedua bagi U2, karena sebelumnya sang vokalis, Bono tertimpa insiden kecelakaan sepeda di Central Park, New York pada November 2014 lalu. Insiden tersebut membuat tangannya sulit bermain gitar.  « [teks[email protected]foto musically.com dan entertainmentwise.com]

Sumber: The Guardian

SHARE