Demi Lovato lega, setelah didiagnosa menderita gangguan bipolar

0
177
Demi Lovato
Demi Lovato

Demi Lovato mengatakan bahwa ia “lega” telah didiagnosa mengidap gangguan bipolar. Penyanyi dan mantan juri X Factor USA ini mengatakan ia sering merasa tertekan dan tidak tahu mengapa.

Ada intervensi dari keluarganya untuk mendapatkan perawatan, namun ia mengatakan kalau sekarang ia harus membagi kisahnya.

“Aku ingat tersenyum dan berpikir, ‘Great. Ok, jadi tidak ada sesuatu yang salah denganku sebagai manusia. Ini sebenarnya hanya suatu kondisi yang aku miliki dan aku dapat melakukan sesuatu untuk memperbaikinya. Aku tidak harus seperti ini selamanya. Ini bukan sesuatu yang harus membuat orang malu, semakin banyak orang membicarakannya, semakin banyak orang bisa keluar dan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan,” kata pelantun lagu “Let It Go” itu.

Setelah mendapatkan bantuan, ia berpikir kondisi mentalnya yang meningkat tercermin dalam karyanya, penyanyi berusia 22 tahun itu mengatakan,  “Musikku jauh lebih bahagia sekarang. Aku tidak mengerti mengapa aku melalui semua ini dan aku menyadari aku bisa berbagi cerita dan menolong orang lain. Bila itu adalah tujuanku berada di bumi, maka itulah yang ingin ku lakukan. Banyak hal yang dapat dilakukan daripada hanya menyanyi,”

Demi Lovato berbagi ceritanya dan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama melalui kampanye Be Vocal: Speak Up For Mental Health, sebuah inisiatif yang diluncurkan di Amerika Serikat pada 28 Mei 2015.

Gangguan bipolar adalah kondisi serius yang mempengaruhi suasana hati dan dapat menimbulkan pikiran untuk bunuh diri, atau mencoba untuk merenggut nyawa sendiri.

Demi Lovato mengatakan, ia sedang merekam album baru yang rencananya akan dirilis di Safehouse Records, sebuah label baru yang diumumkan oleh Demi, Nick Jonas, dan manajer Demi pada akhir Mei 2015. « [teks[email protected]foto bbc.co.uk]

Sumber: bbc.co.uk

SHARE