Tempat wisata menarik di Kota Kinabalu

0
142
Masjid Apung

Kota Kinabalu sebelumnya dikenal sebagai Jesselton, adalah ibukota Sabah, Malaysia Timur. Ternyata Kota Kinabalu punya banyak tempat menarik lho, seperti pengalaman tim Cosmopolitan FM yang memenuhi undangan dari Air Asia Indonesia untuk mengunjungi Kota Kinabalu.

Banyak tempat unik di Kota Kinabalu, seperti Masjid Bandar Raya Kota Kinabalu atau Kota Kinabalu City Mosque yang terletak di tepi Teluk Likas dengan ciri khas berdiri di atas danau buatan sehingga disebut sebagai Masjid Apung (Floating Mosque).

Bila Anda ingin berbelanja makanan dan bahan mentah, Cosmoner bisa mengunjungi Pasar Malam Sinsuran yang letaknya menghadap tepi laut, sehingga Anda dapat belanja sekaligus melihat sunset dari sini. Takut bermasalah dengan makanan? Tenang, Anda dapat menemukan berbagai macam menu makanan di Gaya Street, mulai dari restoran Italia, kedai kopi, hingga restoran untuk sarapan dengan menu andalan laksa.

Selain itu, ada juga Mari Mari Culture Village, Kinabalu, desa buatan yang berada di Kobuni, Distrik Inanam, dengan sistem self-funding yang merupakan miniatur desa masyarakat asli Sabah. Ada 5 suku di sana, mereka memiliki ciri khas masing-masing. Misalnya; Suku Dusun memiliki keseharian bercocok tanam; Suku Rungus yang memiliki mata pencaharian sebagai petani, pemburu dan nelayan; Suku Lundayeh terkenal sebagai suku pemburu kepala; Suku Bajau Darat dari Filipina yang memiliki pelaminan di dalam rumahnya; dan satu lagi yang unik yaitu Suku Murut yang memiliki trampolin besar di dalam rumah dan biasa dimainkan para remaja.

Ingin menikmati keindahan bawah laut sambil memandangi terumbu karang juga bisa, Cosmoners. Borneo Reef World merupakan kawasan wisata bahari yang terbesar nomor dua di dunia setelah Australia. Di sana Anda bisa melihat langsung keindahan bawah laut dengan sea walking, jika Anda sedang berhalangan untuk mengikuti Sea Walking jangan khawatir, Cosmoners, karena Anda masih bisa melihat dari akuarium bawah laut. Teknologi yang digunakan Borneo Reef World ini dinamakan Mooring System, sistem yang digunakan untuk FSO / FPSO (Floating Production Storage and Offloading) dan tidak merusak ekosistem laut. Setiap 2-3 bulan akuarium bawah laut ini akan berpindah tempat tidak jauh dari tempat awalnya, sehingga ekosistem laut tetap berjalan dengan baik.

Jika Anda sedang bingung mencari destinasi liburan, Kota Kinabalu bisa menjadi salah satu pilihannya.

Sumber:

Cosmopolitan

 

SHARE