Menjadi pembaca Al-Qur’an, Raisa sempat takut dihujat

0
281
Raisa
Raisa
Raisa
Raisa

Raisa menjadi salah satu kontributor dalam Qur’an Indonesia Project. Sebuah project yang memudahkan generasi muda untuk mengakses Qur’an kapan pun, dan dimana pun. Sebagai kontributor, Raisa membacakan Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 255 dan An-Naas ayat 1-6 termasuk tafsirnya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Raisa mengatakan, ia diajak menjadi kontributor oleh teman baiknya, yaitu Archie Wirija, sang inisiator dan produser Qur’an Indonesia Project.

Pelantun lagu “Terjebak Nostalgia” ini mengaku, awalnya takut dihujat masyarakat bila salah membaca surat-surat tersebut. Namun, akhirnya ia memutuskan untuk menjalaninya begitu dibimbing oleh Uci Armisi, Pimpinan Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Al-Qur’an Madani.

Sebelum suaranya direkam, ia sempat latihan dulu. Kesulitan yang ia alami saat membaca Al-Qur’an adalah harakat dan tajwid. Tapi, kendala tersebut menjadi ringan karena surat Al-Baqarah dan An-Naas merupakan surat yang sering ia baca dan termasuk surat favoritnya.

“Dengan segala kekurangannya semoga bisa dimaafkan, jadi tidak dimulai dengan kritik, dimulainya dengan doa,” ujar Raisa saat jumpa pers di D’Gallerie Barito, Jakarta, 4 Juni 2015

Raisa mengatakan, saat membaca Al-Qur’an, ia biasa melafazkannya seperti yang ia pelajari di sekolah dulu.

“Kagoknya karena dulu biasanya bacanya dalam hati, pas dilafazkan susah, pas mau gaya sendiri kok aneh. Justru karena kekurangan, saya jadi ingin belajar lebih jauh,” tutup penyanyi kelahiran 6 Juni 1990 ini.

Bagi Raisa, menjadi kontributor Qur’an Indonesia Project adalah kesempatan langka dan mengingatkan dirinya, jika membaca Al-Qur’an sangat penting, terlebih lagi mengetahui artinya. Bagi Raisa, project tersebut adalah bentuk dakwah modern, dan tidak mengintimidasi anak muda. « [teks[email protected]foto @ryanstones]

SHARE