Siapkan waktu untuk melihat keseruan Festival Danau Sentani

0
69

Wilayah Timur Indonesia sedang menjadi incaran banyak penikmat wisata untuk segera dikunjungi. Alam indahnya yang terbentang luas, keramahan penduduknya, juga keindahan lautnya, bikin rindu untuk kembali ke sana.

Kalau ditanya waktu yang tepat untuk mengunjunginya, jawabnya adalah saat ‘Festival Danau Sentani 2015′ berlangsung.

Festival Danau Sentani [FDS] tahun ini mengambil tema “My Culture My Prosperous atau Budayaku Sejahteraku” yang akan berlangsung pada 19-23 Juni 2015, di Kawasan Wisata Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Penyelenggaraan FDS 2015 ini adalah yang kedelapan kalinya, dan dimaksudkan untuk mempromosikan potensi seni dan budaya, serta ajang promosi obyek wisata, pelestarian seni budaya dan ekosistem Kab. Jayapura. Hal ini bertujuan untuk menggerakan ekonomi daerah serta mendorong ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Jayapura.

Dalam FDS 2015 akan diikuti 100 grup tari terdiri dari 24 grup Ondoafi [4 distrik] di sekitar Danau Sentani, juga diikuti 15 grup distrik di lingkup Kab. Jayapura, 30 grup dari luar Kab. Jayapura, 15 grup dari Kota Jayapura, dan 16 grup dari kelompok Paguyuban. Selain Kabupaten dan Kota Jayapura, akan ikut berpartisipasi juga dalam event ini adalah, Kabupaten Boven Digul, Kabupaten Asmat, Kabupaten Memberamo Raya, Kabupaten Yalimo, dan Kabupaten Sarmi.

Nah, saat FDS berlangsung G-Readers bisa melihat acara ‘Menari di Atas Perahu’ yang diikuti 26 kampung dari 26 Ondoafi [tokoh masyarakat adat] dengan tiap grup terdiri dari 40 orang. Lalu ada lagi, “Berperang di Atas Perahu’ yang pesertanya 20 orang dari 20 Ondoafi dengan jumlah anggota minimum 30 orang. Kemudian ada “Gema Tifa Kolosal” yaitu sebuah acara musik dengan menggunakan alat musik tradisional Papua, Tifa. Dan yang cukup unik adalah, ‘Merokok Sambil Menyelam’ mencari ikan, di sesi ini, ibu-ibu yang usianya sudah agak tua akan merokok sebelum menyelam, dan setelah menyelam akan kembali ke permukaan air dengan rokoknya yang masih hidup.

Selain pagelaran seni dan budaya, G-Readers bisa melihat dan memilih suvenir yang menarik dalam Pameran dan Pasar Produk Ekonomi. Atau kalau mau ikutan menjadi peserta Rekor MURI, juga bisa, yaitu rekor untuk Tebar Benih Nila 1 Juta Ekor atau Kerja Bakti Massal 10.000 orang. Siap ke sana G-Readers! [teks @bartno | foto dok. Michael Thirnbeck for Indonesia.Travel]

SHARE