Perjalanan musik Lala Karmela

0
95
Foto: dok. Lala Karmela
Foto: dok. Lala Karmela
Foto: dok. Lala Karmela

Di Breakfast Club, Lala Karmela cerita mengenai perjalanan musiknya sampai single terbarunya “A Night to Remember.” Yuk simak ceritanya!

Dalam talk show-nya bersama Lembu Wiworojati dan Novita Angie, Lala cerita bahwa ia sudah mengenal dunia musik dari kecil. “Kebetulan ayah saya adalah musisi, jadi dia sudah memperkenalkan musik. Saya selalu mendengarkan musik-musik dari Stevie Wonder, The Beatles, Bee Gees, bahkan Madonna,” ujar penyanyi bernama lengkap Karmela Mudayatri Herradura Kartodirdjo ini.

Meski dikenal sering bernyanyi menggunakan gitar, tahukah Anda kalau alat musik pertama yang dimainkan Lala ternyata bukan gitar lho, melainkan suling. Ia selalu bercita-cita untuk menjadi saxophonist. Karena sang kakek yang sangat menyukai suara Lala, ia pun meminta Lala untuk tetap bernyanyi.

Melihat ibunya yang sedang belajar memainkan gitar bersama ayahnya, Lala pun terinspirasi. Saat Lala membawa gitarnya ke kamar, ayahnya pun melihat dan mengajarkannya lagu “How Deep is Your Love,” kemudian memintanya untuk membuat versinya sendiri. Dari situlah ia mulai suka bermain gitar.

Tak menyangka karier Lala dimulai dari gitar. Ia diajak rekaman ke Filipina. Sempat berpikir berulangkali akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan kuliahnya di jurusan Sastra Inggris, Universitas Indonesia, dan bertolak ke Filipina. Sukses dengan albumnya yang terdahulu, kini Lala kembali dengan single terbarunya yang berjudul “A Night to Remember.”

Mendengar lagu ini Lembu sangat antusias, ia pun bertanya dari mana Lala mendapatkan inspirasi saat membuat lagu tersebut. Sebab Lembu merasakan musik 80an dan 90an di lagu tersebut. Ternyata tebakan Lembu benar lho. Saat membuat lagu ini, Lala mendapat banyak inspirasi dari cerita nostalgia ayahnya yang dulu sempat masuk ke dalam band hits di Malaysia. Setelah itu, Lala pun mulai mencari lagu-lagu lama Madonna, Cyndi Lauper, bahkan Whitney Houston. Melalui lagu “A Night to Remember,” Lala sangat ingin membawakan lagu nostalgia yang masih enak bila didengarkan sekarang.

Saat Angie bertanya mengenai harapannya, Lala mengungkapkan bahwa ia sangat senang atas apa yang diraihnya. Ia mengaku bahwa perjalanan karier musik yang dilaluinya tidak mudah. Memulai karier di negeri kelahiran ibunya, Filipina, ternyata Lala tetap menghadapi berbagai macam tantangan.

Tak berhenti di situ saja, Cosmoners. Kembali ke Indonesia ternyata membuat Lala juga berhadapan dengan tantangan besar, seperti harus menyesuaikan musik sesuai tren dan masuk ke major label. “Sekarang saya bisa berdiri di sini dan menyanyikan lagu-lagu yang saya tulis. Pengalaman-pengalaman saya sebelumnya berhasil membentuk karakter diri saya sekarang,” ujarnya. Ia berharap bisa dapat terus melanjutkan kariernya sebagai musisi dan membuat orang senang mendengar lagu-lagunya.

Meski banyak mendapat kritik karena sering membuat dan menyanyikan lagu bahasa Inggris, Lala ingin semua orang mengetahui bahwa ia terus mencoba membuat lagu dengan bahasa Indonesia. Ia mengungkapkan,” Walaupun liriknya berbahasa Inggris, tetapi lagu ini datang dari hati orang Indonesia,” tutup Lala.

Sumber:

Cosmopolitan

SHARE