Mengantisipasi rasa cemburu anak

0
109
Foto: drrobynsilverman.com

Seperti orang dewasa, anak-anak juga dapat merasakan dan mengungkapkan perasaan cemburunya, Cosmoners. Biasanya, Si Kecil kerap menunjukkan kecemburuannya untuk sejumlah alasan, termasuk cemburu atau iri terhadap adik bayinya, atau teman di sekolahnya.

“Cemburu itu emosi yang normal. Membantu anak Anda untuk belajar menangani kecemburuannya dapat membantu ia merasa lebih baik,” ungkap Deb Cohen, assistant director dari The Center for Parenting Education in Abington, PA, seperti yang dikutip dari Metro Kids.

Cosmoners, menjadi orang tua bukanlah pekerjaan yang mudah. Anda harus bijak dalam menghadapi semua situasi, termasuk masalah kecemburuan Si Kecil. Berikut ini beberapa cara untuk menangani kecemburuan pada anak-anak.

1. Jadilah pendengar yang baik
Kebanyakan anak-anak memiliki masalah atau kekhawatiran tersendiri di balik rasa cemburunya. Biarkan Si Kecil berbicara dengan bebas tentang perasaannya. Jangan buru-buru memotong dengan mengatakan bahwa Si Kecil harus mengalah atau mengerti bahwa adiknya masih kecil.

2. Ubah rasa cemburu menjadi ambisi
Memberikan energi positif adalah cara yang tepat untuk membantu Si Kecil mengurangi perasaan negatifnya. Misalnya, jika anak Anda sedih karena temannya mendapatkan nilai bagus, cobalah dorong dan memotivasi anak untuk belajar lebih giat untuk mendapatkan nilai lebih baik.

3. Ajarkan anak mengenai pentingnya sharing
Anak sering kali menyimpan dendam terhadap teman-temannya tanpa alasan yang jelas. Oleh karena itu, pastikan anak Anda tahu bahwa ia tidak sendirian. Cosmoners bisa membuat buku emosi bersama-sama di mana buku ini membantu anak Anda meluapkan perasaan dan mengelola emosinya yang sulit dikendalikan.

4. Ajak anak bersyukur
Ketika anak menjadi cemburu terhadap apa yang dimiliki teman-temannya, buatlah semua daftar yang patut anak syukuri. Misalnya, anak memiliki Bunny, si kelinci peliharannnya, mainan keren atau orangtua yang luar biasa.

Sumber:

Cosmopolitan

SHARE