20 tahun berkarya, Glenn Fredly Rilis Buku

0
110
Glenn Fredly
Glenn Fredly

Cosmoners, Glenn Fredly yang menjadi bintang tamu di Happy Hour beberapa waktu lalu, dia bercerita tentang buku terbarunya yang berjudul “Glenn Fredly 20”. Apa sih isinya?

20 tahun berkarya Glenn Fredly ternyata tidak membuat konser saja, melainkan sebuah buku yang mengisahkan hidupnya dan tur keliling 20 kota di Indonesia. Di Happy Hour, pada Cisca Becker dan Nina Tamam, Glenn mengaku bahwa bermusik di Indonesia tidak mudah.

“Pertama adalah masalah yang masih klise, yaitu pembajakan. Kedua, bagaimana apresiasi masyarakat terhadap musik Indonesia yang masih naik turun. Kalau sekarang semua bisa berjualan, kalau musisi Indonesia tidak memberikan yang terbaik maka musisi Indonesia bisa dianggap tidak eksis,” ujar Glenn serius.

Glenn mengakui bahwa memasuki tahun ke-20 ini, ia sangat merasa bersyukur. Tahun 2010, Glenn sempat merasa down. Di tahun itulah ia memutuskan kontraknya di major label karena merasa bingung dengan masa depan musik Indonesia.

Untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap musik Indonesia, Glenn dan teman-teman manajemen membuat label independent dan rekaman DVD live di Lokananta yang merupakan studio musik pertama di Indonesia dan berdiri sejak tahun 1950an. “Kalau di Inggris ada Abbey Road, di Indonesia ada Lokananta,” imbuh Glenn.

Meskipun sekitar tahun 2000-an kondisi studio Lokananta sempat memprihatinkan, Glenn telah bertekad untuk menyelesaikannya. Setelah DVDnya selesai, Glenn membuat acara nonton bareng wartawan di bioskop 21. DVD ini berkonsep semi dokumenter yang berisi tentang musik Glenn Fredly dan dokumentasi Lokananta.

Setelah 20 tahun berkarya, Glenn memiliki rencana untuk merilis buku terbarunya yang berjudul “Glenn Fredly 20” pada bulan Agustus mendatang dan tur ke 20 kota.

Menyiapkan tur keliling Indonesia, Glenn melatih fisiknya dengan berenang dan mengonsumsi makanan yang tepat. Selain itu Glenn juga akan mengadakan acara untuk bertemu para akademisi dan bercerita bagaimana ia berjuang di tengah musik Indonesia yang sedang naik turun, realita, pengalaman, statistik, dan membuat mereka bagaimana ‘merawat’ musisi. Glenn berharap bahwa masyarakat Indonesia dapat menghargai musisi dengan cara membeli tiket saat konser dan membuat album original, supaya industri musik lebih bertahan.

Sumber:

Cosmopolitan

SHARE