Beduk Asyiiik 2015 sukses meriahkan kota Solo

0
166
Para pemenang di Bedug Asyiiik 2015

Bedug Asyiiik 2015

Setelah digelar di beberapa kota lainnya, Kota Solo kini menjadi kota ke-7 dalam rangkaian acara Beduk asyiiik 2015. Acara yang berlangsung meriah ini digelar di Lapangan Cangkol Bekonang Mojolaban Sukoharjo, Solo pada Selasa (7/7) kemarin.

Bedug Asyiiik merupakan rangkaian kegiatan kompetisi seni tabuh bedug yang menyajikan beragam irama dan cara menabuh bedug di beberapa daerah di Indonesia. Acara Bedug Asyiiik ini pertama kali dikenal dengan nama Parade Bedug yang digelar pada tahun 1999 – 2008. Kemudian pada tahun 2014 acara ini berganti nama menjadi Bedug Asyiik, dan tahun ini menjadi kali ke-2 acara Bedug Asyiiik digelar.

Mengangkat tema “Pertemanan”, acara ini diadakan sebagai wadah berkumpulnya masyarakat dengan beragam latar belakang yang berbeda, dan khususnya bagi peserta kompetisi, mereka dapat semakin meningkatkan kualitas pertemanan dan kekompakan melalui rangkaian latihan dan tukar pikiran selama persiapan kompetisi.

“Antusiasme warga Solo dan sekitarnya termasuk salah satu yang tinggi. kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengunjung yang telah hadir dan berpartisipasi dalam Bedug Asyiiik 2015. Senang sekali melihat para peserta yang datang dari berbagai macam latar belakang, mulai dari petani hingga karang taruna. Ini membuktikan bahwa masyarakat kita masih menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi dan pertemanan,” ungkap Kurnia Abidzar selaku Associate Brand Manager Sampoerna Kretek.

Dari lima besar tim yang tersaring, tim rampak bedug Komunitas Terminal Induk Wonogiri, tim rampak bedug Komunitas Tani Rahayu, dan tim rampak bedug Komunitas Klaten I berhasil menjadi tiga tim peserta terbaik yang berasal dari beberapa kabupaten di kota Solo termasuk Wonogiri, Klaten dan Sukoharjo.

Dalam acara ini, Komunitas Terminal Induk Wonogiri meraih juara pertama di kompetisi Bedug Asyiiik 2015 ini. Juara kedua diraih oleh tim bedug dari Komunitas Tani Rahayu dan tim bedug dari Komunitas Klaten I meraih juara ketiga.

Mewakili tim rampak bedug Komunitas Induk Wonogiri, Agung Sri Widodo mengekspresikan kegembirannya menjadi pemenang Bedug Asyiiik 2015 Solo. “Kami bangga rangkaian persiapan yang kami lakukan untuk Bedug Asyiiik mendapat apresiasi seperti ini. Melalui proses latihan selama masa persiapan, kami semakin belajar menghargai satu sama lain dan mempererat tali pertemanan kami.” Ungkapnya.

Komunitas Terminal Induk Wonogiri yang keluar sebagai juara pertama mendapat kesempatan untuk berkolaborasi menampilkan musik bedug dengan Joko Gombloh, yakni pakar etnomusikologi sekaligus pengamat seni & budaya.

Tak hanya kompetisi bedug saja, acara yang digelar pada pukul 3 sore hingga 11 malam ini juga disediakan booth games dan panggung musik yang disediakan secara gratis untuk para pengunjung yang berumur 18+.

Setelah rangkaian kompetisi bedug ini, malam harinya para pengunjung disuguhkan oleh penampilan dari band Repvblik dan Tipe X. Dengan penampilan energiknya, mereka berhasil menghibur ribuan penonton yang memadati lokasi acara tersebut dengan lagu-lagu andalan mereka. « [teks & foto @gerilaksamanaaa]

 

 

SHARE