Waspadai kurang tidur selama bulan puasa

0
86
foto: ste.india.com

Selama bulan puasa, aktivitas Anda tetap sibuk. Belum lagi Anda mengurangi jatah tidur karena harus bangun dini hari untuk sahur.

Cosmoners pun mengalami kekurangan waktu tidur. Padahal idealnya, orang dewasa membutuhkan 6-8 jam waktu tidur. Sebenarnya, Anda bisa tidur lebih awal di malam hari. Namun sayangnya, Anda terbiasa tidur larut malam.

Jika hobi begadang, kebiasaan ini harus diubah. Anda harus tahu, kebiasaan tidak cukup tidur justru mengundang munculnya berbagai penyakit.

1. Penyakit jantung
Menurut penelitian di tahun 2011, stres dan depresi karena kurang tidur menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak bahan kimia dan hormon yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Studi ini juga menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam memiliki risiko 48 persen lebih tinggi terkena atau meninggal akibat penyakit jantung.

2. Obesitas
Kurang tidur mengganggu keseimbangan kadar hormon ghrelin (hormon penyebab rasa lapar) dan leptin (senyawa kimia yang membuat Anda merasa kenyang), sehingga Cosmoners lebih menginginkan makan junk food atau makan dalam porsi besar. Lama-kelamaan, kebiasaan ini dapat menaikkan berat badan Anda.

3. Diabetes
Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, kurang tidur menyebabkan resistensi insulin, di mana merupakan faktor risiko diabetes. Tidak tidur cukup juga mengganggu cara tubuh memproses glukosa.

4. Masalah kognetif permanen
Cosmoners mungkin menyadari beberapa hari belakang ini mengalami mudah lelah, pelupa dan tidak fokus. Ini adalah salah satu dampak dari kurang tidur. Selain itu, sebuah penelitian di tahun 2013 menyebutkan bahwa kurang tidur juga menyebabkan kerusakan otak yang bisa menyebabkan hilangnya ingatan pada manula.

5. Flu
Jika Cosmoners terlalu sering dan mudah terkena flu, mungkin ada baiknya memperhatikan tidur Anfa. Kurang tidur berkepanjangan akan menganggu sistem kekebalan tubuh, sehingga Cosmoners kurang mampu melawan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Sumber:

Cosmopolitan

SHARE